S&P pangkas peringkat Qantas jadi BB+

Jum'at, 06 Desember 2013 - 14:09 WIB
S&P pangkas peringkat...
S&P pangkas peringkat Qantas jadi BB+
A A A
Sindonews.com - Lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor (S&P) memangkas kredit maskapai penerbangan Australia, Qantas dengan status "junk", setelah menderita kerugian dan memutuskan untuk mengurangi karyawan.

Qantas melaporkan kerugian setengah tahun hingga AUD300 juta (USD271 juta) dan mengatakan akan memangkas 1.000 pekerja karena berjuang di bawah beban biaya bahan bakar dan persaingan ketat dari pesaing bersubsidi.

Menanggapi ini, S&P memangkas rating maskapai tersebut dari BBB- ke investment grade terendah BB+. Mereka meletakkannya di CreditWatch dengan implikasi negatif.

Peringkat tersebut menempatkan Qantas dalam apa yang dikenal status junk di kalangan investor profesional, meningkatkan biaya pembiayaan untuk carrier dan membatasi akses bagi investor yang tidak menaruh uang mereka di perusahaan dengan peringkat lebih rendah.

"Penurunan peringkat mencerminkan pandangan kami bahwa persaingan yang ketat di industri penerbangan telah melemahkan profil risiko bisnis untuk Qantas menjadi fair dari satisfactory dan profil risiko keuangan significant dari intermediate," ujar S&P, seperti dilansir dari AFP, Jumat (6/12/2013).

"Kami tidak berekspektasi Qantas pulih ke profil kredit sepadan dengan rating BBB- dalam waktu dekat," tambahnya.

Saham Qantas ditutup 3,74 persen lebih rendah AUS1,03, setelah kehilangan lebih dari 10 persen pada Kamis (5/12/2013).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Siap-siap! Warga Negara...
Siap-siap! Warga Negara Asing Bebas Keluar Masuk RI Dua Minggu Lagi
Scoot Berikan Pengalaman...
Scoot Berikan Pengalaman Perjalanan Wisata Unik di Kota Kasablanka
Sriwijaya Air Group...
Sriwijaya Air Group Sediakan Fasilitas Rapid Test bagi Calon Penumpang
Vietjet Luncurkan Rute...
Vietjet Luncurkan Rute Langsung Hanoi ke Melbourne
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai...
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai Terbaru di Indonesia, Terbang Perdana dari Halim ke Adisutjipto
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved