Rupiah dibuka terapresiasi ke Rp11.938/USD
Senin, 09 Desember 2013 - 09:32 WIB
Rupiah dibuka terapresiasi ke Rp11.938/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka terapresiasi Seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.938/USD. Posisi ini terapresiasi 26 poin dibanding penutupan Jumat (6/12/2013) di level Rp11.964/USD.
Adapun, data yahoofinance menunjukkan, mata uang domestik hari ini di level Rp11.953/USD. Posisi itu menguat 2 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.955/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.956/USD atau menguat 22 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.978/USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi laju rupiah masih akan tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (USD). Menguatnya USD didukung rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang mengalami kenaikan dan turunnya angka klaim pengangguran AS.
"Selain itu, tertahannya laju rupiah juga terimbas wait and see pelaku pasar terhadap rilis kebijakan pemerintah pekan depan," ujar dia.
Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat 38,85 poin atau 0,93 persen ke level 4.219,64 didukung positifnya Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp65,19 miliar dengan 32,04 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp6,36 miliar. Tercatat sebanyak 52 saham naik, 6 saham melemah dan 12 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.938/USD. Posisi ini terapresiasi 26 poin dibanding penutupan Jumat (6/12/2013) di level Rp11.964/USD.
Adapun, data yahoofinance menunjukkan, mata uang domestik hari ini di level Rp11.953/USD. Posisi itu menguat 2 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.955/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah hari ini pada level Rp11.956/USD atau menguat 22 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.978/USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi laju rupiah masih akan tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (USD). Menguatnya USD didukung rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang mengalami kenaikan dan turunnya angka klaim pengangguran AS.
"Selain itu, tertahannya laju rupiah juga terimbas wait and see pelaku pasar terhadap rilis kebijakan pemerintah pekan depan," ujar dia.
Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat 38,85 poin atau 0,93 persen ke level 4.219,64 didukung positifnya Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp65,19 miliar dengan 32,04 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp6,36 miliar. Tercatat sebanyak 52 saham naik, 6 saham melemah dan 12 saham stagnan.
(rna)