Pertamina: Insiden Bintaro tak ganggu pasokan BBM
Senin, 09 Desember 2013 - 14:21 WIB
Pertamina: Insiden Bintaro tak ganggu pasokan BBM
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) memastikan insiden kecelakaan tertabraknya tangki bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina di Bintaro siang tadi tidak akan mengganggu ketersediaan BBM di wilayah Jakarta.
Pertamina telah mengonfirmasi bahwa truk tangki yang tertabrak kereta api sedang membawa bahan bakar minyak jenis premium berkapasitas 24 kiloliter(kl) untuk didistribusikan ke wilayah Bintaro dan sekitarnya.
“Pertamina juga menginformasikan bahwa insiden ini tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dan kami mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir atas kecelakaan yang terjadi," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam rilisnya di Jakarta, Senin (9/12/2013).
Pertamina menyatakan prihatin atas kecelakaan yang terjadi. Pertamina juga telah mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Depot Plumpang serta telah berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran dalam proses pemadaman.
"Mengenai penyebab kejadian, kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Saat ini, Pertamina terus mengumpulkan informasi dari petugas Pertamina di lapangan dan masih fokus untuk penanganan para korban," tambah dia.
Ali menuturkan, Pertamina siap membantu biaya pengobatan bagi korban dan menyiapkan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) bagi Korban yang perlu dirujuk ke RS lebih lanjut.
"Atas kejadian yang terjadi, kami menyampaikan duka yang paling dalam kepada keluarga korban kecelakaan ini," ujar dia.
Pertamina telah mengonfirmasi bahwa truk tangki yang tertabrak kereta api sedang membawa bahan bakar minyak jenis premium berkapasitas 24 kiloliter(kl) untuk didistribusikan ke wilayah Bintaro dan sekitarnya.
“Pertamina juga menginformasikan bahwa insiden ini tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dan kami mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir atas kecelakaan yang terjadi," terang VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam rilisnya di Jakarta, Senin (9/12/2013).
Pertamina menyatakan prihatin atas kecelakaan yang terjadi. Pertamina juga telah mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Depot Plumpang serta telah berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran dalam proses pemadaman.
"Mengenai penyebab kejadian, kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Saat ini, Pertamina terus mengumpulkan informasi dari petugas Pertamina di lapangan dan masih fokus untuk penanganan para korban," tambah dia.
Ali menuturkan, Pertamina siap membantu biaya pengobatan bagi korban dan menyiapkan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) bagi Korban yang perlu dirujuk ke RS lebih lanjut.
"Atas kejadian yang terjadi, kami menyampaikan duka yang paling dalam kepada keluarga korban kecelakaan ini," ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :