Perdagangan bebas Trans-Pasifik segera disepakati

Senin, 09 Desember 2013 - 16:15 WIB
Perdagangan bebas Trans-Pasifik...
Perdagangan bebas Trans-Pasifik segera disepakati
A A A
Sindonews.com - Perdagangan bebas yang ambisius antara 12 negara di seluruh wilayah Pasifik diperkirakan dapat terlaksana dalam waktu 2-3 bulan.

Hanya beberapa hari setelah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mencapai kesepakatan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (7/12/2013), menteri perdagangan dari 12 negara melakukan pembicaraan tertutup di sebuah hotel Singapura untuk mengikat Kemitraan Trans-Pasifik (TPP).

Perjanjian akan membentuk blok perdagangan bebas yang membentang dari Vietnam ke Chili dan Jepang, meliputi sekitar 800 juta orang dan hampir 40 persen dari ekonomi global.

Menteri perdagangan Jepang, Yasutoshi Nishimura mengatakan, kemajuan telah dibuat dalam pembicaraan saat makan malam Minggu (8/12/2013), dan pengamat mengatakan banyak pembicaraan TPP pergi selama pertemuan WTO pekan lalu di Bali.

"Saya ingin terus melakukan upaya ke arah kesepakatan pada akhir tahun," kata Nishimura, sambil menambahkan bahwa dirinya berencana mengadakan pembicaraan bilateral dengan Amerika Serikat, seperti dilansir dari AFP, Senin (9/12/2013).

Sementara para pengamat mengatakan bahwa kesepakatan di Singapura dalam pembicaraan 4 hari mungkin cukup memberikan dorongan untuk menyimpulkan kesepakatan dalam beberapa bulan ke depan.

"Kalau mereka cukup dekat pada isu-isu politik, mereka bisa mengumumkan semacam kesepakatan politik dan mengatakan 'kita sudah selesai' dan potongan-potongan kecil terakhir akan diselesaikan sendiri," kata Kepala Temasek Foundation Centre for Trade & Negotiations, Deborah Elms.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
15 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
35 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved