Pengeluaran pemilu memperlambat pertumbuhan ekonomi Q4
Kamis, 12 Desember 2013 - 17:59 WIB
Pengeluaran pemilu memperlambat pertumbuhan ekonomi Q4
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) masih perkirakan pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal IV (Q4)-2013 masih berada dalam tren melambat terutama dari investasi non bangunan yang melemah.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah mengatakan, perlambatan juga dialami oleh kegiatan konsumsi yang diperkirakan oleh beberapa hal.
"Antara lain karena meningkatnya pengeluaran terkait persiapan pemilu dan juga realisasi belanja pemerintah," ujar Difi di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/12/2013).
BI memperkirakan tren perlambatan ekonomi domestik sejalan dengan arah kebijakan stabilisasi Pemerintah dan BI dalam membawa pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih sehat.
"BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2013 berada dalam kisaran 5,5-5,9 persen," terang Difi.
Untuk tahun 2014 sendiri Difi menyebut BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Akan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya atau berada di batas bawah kisaran 5,8-6,2 persen.
"Perkiraan ini sejalan dengan proses konsolidasi ekonomi dalam merespon berbagai perkembangan ekonomi global dan domestik," lanjutnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah mengatakan, perlambatan juga dialami oleh kegiatan konsumsi yang diperkirakan oleh beberapa hal.
"Antara lain karena meningkatnya pengeluaran terkait persiapan pemilu dan juga realisasi belanja pemerintah," ujar Difi di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/12/2013).
BI memperkirakan tren perlambatan ekonomi domestik sejalan dengan arah kebijakan stabilisasi Pemerintah dan BI dalam membawa pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih sehat.
"BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2013 berada dalam kisaran 5,5-5,9 persen," terang Difi.
Untuk tahun 2014 sendiri Difi menyebut BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Akan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya atau berada di batas bawah kisaran 5,8-6,2 persen.
"Perkiraan ini sejalan dengan proses konsolidasi ekonomi dalam merespon berbagai perkembangan ekonomi global dan domestik," lanjutnya.
(gpr)
Lihat Juga :