Harga minyak di Asia bervariasi

Jum'at, 13 Desember 2013 - 11:31 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi (mixed), karena dealer khawatir kelebihan pasokan minyak mentah global. Demikian pula, spekulasi Federal Reserve AS (The Fed) yang akan segera menarik kembali skala program stimulus ikut membebani harga.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun satu sen di USD97,49 pada perdagangan pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Januari, naik empat sen menjadi USD108,71 per barel.

"Investor tidak hanya khawatir tentang kelebihan pasokan di AS dari minyak shale, tetapi juga dari negara-negara anggota OPEC, seperti Irak yang telah berjanji untuk meningkatkan pasokan," kata Kelly Teoh, strategi pasar IG Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Jumat (13/12/2013).

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) awal bulan ini setuju untuk menjaga pagu produksinya tidak berubah di angka 30 juta barel per hari. Namun, upaya anggotanya, Irak dan Iran untuk meningkatkan output pada 2014 telah menimbulkan kekhawatiran potensi kelebihan pasokan.

Fokus kelebihan pasokan juga telah diperburuk setelah kepala suku di Libya mengatakan blokade panjang demonstran bersenjata di terminal minyak akan diangkat pada 15 Desember.

Harga juga di bawah tekanan data ekonomi AS yang menunjuk ke arah sebuah pemulihan dan mengangkat spekulasi The Fed untuk segera melakukan tapering off atas program stimulusnya.

Permulaan tapering off akan meningkatkan greenback, membuat minyak yang dihargakan dalam dolar (USD) lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved