Rupiah terus melemah, pengusaha terpaksa naikan harga

Senin, 16 Desember 2013 - 08:46 WIB
Rupiah terus melemah,...
Rupiah terus melemah, pengusaha terpaksa naikan harga
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan bahwa jika pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terjadi secara terus menerus hingga pemilihan umum (pemilu) tahun depan akan memaksa para pengusaha menaikkan harga.

"Jika (pelemahan rupiah) ini terjadi seperti sekarang, kami sudah melakukan perhitungan-perhitungan dan mencocokkan harga untuk tahun depan," kata dia ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (16/12/2013).

Kendati demikian, dia menjelaskan, pengusaha sebenarnya dihadapkan dengan dilema besar. Pasalnya, jika menaikkan harga dan tidak ada yang membeli akan menjadi percuma dan akan timbul kerugian bagi pengusaha.

"Kita juga sakit kepala dalam menaikkan harga seperti ini," ujar dia.

Sofjan mengatakan, langkah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan pun belum dapat dirasakan manfaatnya oleh para pengusaha. Bahkan, pelaksanaannya baru bisa dirasakan setelah beberapa bulan kemudian.

Terkait pelemahan rupiah yang terus terjadi, dia menyarankan agar Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi agar eksportir-eksportir mau menjual dolarnya, sehingga USD yang mereka miliki tidak disimpan. Namun, dia menyadari banyak eksportir menyimpan USD dengan alasan untuk membayar utang jatuh tempo di akhir tahun ini.

"Itulah akhir tahun banyak pihak yang bayar utang untuk tutup buku, makanya USD banyak disimpan," kata dia.

Di sisi lain, Sofjan mengingatkan kepada pengusaha agar tidak panik dalam menghadapi pelemahan rupiah yang terus terjadi. Sebaliknya, saran dia, pengusaha harus tetap melakukan kalkulasi, sehingga tidak menimbulkan banyak kerugian.

"Namun saya optimis bahwa pelemahan rupiah ini hanya terjadi hingga akhir tahun. Tahun 2014, rupiah akan kembali menguat," tandas Sofjan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PERPRINDO dan APINDO...
PERPRINDO dan APINDO Berdiskusi Terkait Wacana Pemindahan Pelabuhan Impor ke Wilayah Timur
Gelar Musprov, APINDO...
Gelar Musprov, APINDO Sulsel Pasang Standar Tinggi untuk Calon Ketua Umum
Musprov Apindo Sulsel...
Musprov Apindo Sulsel Diundur, Penjaringan Kandidat Diperpanjang
Apindo Sulsel Bakal...
Apindo Sulsel Bakal Gelar Pasar Ramadhan di Lapangan Hasanuddin
Kunjungi APINDO, Unifam...
Kunjungi APINDO, Unifam Bahas Kolaborasi dan Industri FMCG ke Depan
Bazar Ramadan Apindo...
Bazar Ramadan Apindo Makassar:
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved