Pertamina Jateng-DIY siapkan pasokan ekstra elpiji

Selasa, 17 Desember 2013 - 16:59 WIB
Pertamina Jateng-DIY...
Pertamina Jateng-DIY siapkan pasokan ekstra elpiji
A A A
Sindonews.com - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2014, Pertamina Regional VII Jateng-DIY menyiapkan extra dropping sebesar 3-4 persen dari kebutuhan konsumsi harian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah konsumsi masyarakat.

Assiten Manajer External Relation Marketing PT Pertamina Region VII Jawa Tengah-DIY, Robert MV Dumatubun mengatakan, ekstra droping yang disiapkan berdasarkan kenaikan yang diprediksi pada saat Natal dan Tahun Baru 2014.

"Natal dan Tahun Baru berbeda dengan Ramadan dan Lebaran yang kenaikan konsumsi harian bisa mencapai 15 persen. Untuk Natal dan tahun baru ini, kami memprediksi kenaikan hanya pada kisaran 3-4 persen," ujar Robert saat ditemui di Kantornya, Selasa (17/12/2013).

Menurut dia, dengan adanya droping ekstra kepada agen-agen, Pertamina menjamin tidak akan ada kelangkaan elpiji 3 kg maupun 12 kg. Kalaupun di lapangan terjadi kekurangan elpiji, bukan berarti elpiji langka.

Kekurangan elpiji ini dikarenakan, ektra dropping yang diberikan pada saat Ramadan dan Lebaran yakni 15 persen sudah ditarik kembali, sehingga pendistribusian menjadi 100 persen konsumsi masyarakat.

"Sekarang jika di pengecer yang biasanya sehari bisa 20 tabung sekarang hanya 10-15, dan itu bukan berarti langka," jelasnya.

Robert menuturkan, mulai 1 Desember 2013 , Pertamina melakukan perluasan dan perubahan pola distribusi elpiji 12 kg dari pola SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji) menjadi pola SPPEK (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Elpiji Khusus) untuk daerah Jawa-Bali.

Perubahan pola distribusi ini berhasil dilaksanakan untuk daerah Kepulauan Riau, Kalimantan dan Sulawesi pada 15 Mei 2013, yang diikuti pelaksanaan di daerah Sumatera lainnya pada 7 Oktober 2013.

Dengan pola SPPEK, Pertamina melepaskan subsidinya kepada konsumen untuk biaya distribusi elpiji, namun harga produk elpiji masih disubsidi Pertamina.

"Harga elpijinya tidak naik hanya jasa angkut dibebankan kepada agen, sehingga harga jual elpiji 12 kg dari agen elpiji ke konsumen akan berbeda-beda sesuai dengan jarak ke titik pasoknya," jelasnya.

Dengan perubahan pola ini, harga jual elpiji 12 kg di Jawa-Bali terhitung mulai tanggal pemberlakuan program ini akan disesuaikan dari semula Rp70.200 per tabung, menjadi antara Rp74.700 sampai Rp78.600 per tabung (kenaikan antara Rp4.500 sampai Rp8.400 per tabung).

Penyesuaian harga jual ini diperkirakan tidak akan memberatkan masyarakat pengguna elpiji 12 kg, karena selain nilainya relatif tidak terlalu besar, pengguna elpiji 12 kg adalah rumah tangga dengan pendapatan menengah ke atas.

Sementara, untuk rumah tangga menengah ke bawah dan usaha kecil, Pertamina menyediakan elpiji 3kg yang disubsidi Pemerintah, di mana harga jualnya tidak mengalami perubahan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved