Surya Esa dukung pembatasan impor migas

Rabu, 18 Desember 2013 - 12:14 WIB
Surya Esa dukung pembatasan...
Surya Esa dukung pembatasan impor migas
A A A
Sindonews.com - Emiten pengolahan energi di bidang pengolahan Liquid Petroleum Gas (LPG), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) menyambut baik upaya pemerintah untuk menekan impor minyak bumi dan gas (migas) dan memaksimalkan pengelolaan migas domestik.

Perusahaan yang bergerak di bidang yang memperoleh pasokan gas dari Pertamina EP ini mengaku mendukung upaya pemerintah untuk menekan impor migas.

"Kita mendukung itu karena kita ingin mengembangkan gas elpiji dalam negeri," ujar Direktur Pengembangan Bisnis ESSA Putra Jandhana dalam paparan publik di JW Marriot, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan ESSA Kanishk Laroya menerangkan, perseroan masih akan mendapatkan pasokan gas dari Pertamina EP sampai 2022 mendatang.

Dengan demikian, Kanishk berani memastikan bahwa pasokan gas ESSA cukup hingga sembilan tahun mendatang, dengan suplai mencapai 300 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

"Stabilitas pasokan gas dari Pertamina EP sampai 2022, suplainya 300 MMSCFD. Stabilitas pasokan gas kita masih aman sampai tahun 2022," tutur Kanishk.

Di samping itu, perusahaan juga menjamin suplai gas jangka panjang akan diperkuat melalui peningkatan kerja suplier. "Kami berharap dengan adanya suplai gas produksi bisa ditingkatkan," kata dia.

Seiring imbauan pemerintah yang akan menaikan harga gas alam, Kanishk mengatakan, Surya Esa dan Pertamina EP mendukung perubahan harga gas menjadi formula based gas price.

"Elpiji kita naik karena trennya sedang naik. Kita harapkan proyeksi demand di 2014 tetap tinggi. Harga komoditas kita terkait oil and gas global," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
PT. Bakrie & Brothers...
PT. Bakrie & Brothers Tbk Siap Bangun Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang
Dihadang Triple Shock,...
Dihadang Triple Shock, Elnusa Optimis Kinerja Tetap Positif
Lewati Tiga Rintangan,...
Lewati Tiga Rintangan, Elnusa Raup Pendapatan Rp3,9 T di Semester I
Dukung Produksi Migas,...
Dukung Produksi Migas, Elnusa Kembangkan EHR-14 Karya Anak Bangsa
Masuki 2026, Elnusa...
Masuki 2026, Elnusa Tancap Gas Percepat Jasa Eksplorasi Migas di Indonesia Timur
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved