Rupiah dibuka terdepresiasi 40 poin

Kamis, 19 Desember 2013 - 10:11 WIB
Rupiah dibuka terdepresiasi...
Rupiah dibuka terdepresiasi 40 poin
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka melemah 40 poin di tengah kembali menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp12.208/USD. Posisi ini tedepresiasi 40 poin dibanding penutupan Rabu (18/12/2013) di level Rp12.168/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp12.191/USD atau terkoreksi 40 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.151/USD.

Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat 43,81 poin atau 1,04 persen ke level 4.240,09 dipicu positifnya Wall Street pada perdagangan semalam setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pemangkasan stimulus mulai Januari 2014 karena ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah cukup kuat.

Kondisi tersebut membuat mata USD menguat dan menekan beberapa mata uang negara lain, termasuk Indonesia. Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi, rupiah akan kembali mengalami tekanan.

"Laju rupiah di bawah target support Rp12.123. Rentang rupiah berada pada kisaran Rp12.178-12.110 per USD mengacu kurs tengah BI," terang , Kamis (19/12/2013).

Padahal, menurut Reza, sebelumnya laju rupiah sempat menguat tipis. Tapi rilis pertemuan FOMC menyebabkan aksi beli USD kian gencar, sehingga melemahkan nilai tukar rupiah.

Seolah tidak cukup dengan itu, laju rupiah pun semakin terbebani pelamahan yang terjadi pada mata uang regional.

"Apalagi nilai tukar yen kembali melemah setelah dirilisnya penurunan ekspor-impor Jepang yang berujung pada membengkaknya defisit perdagangannya sehingga seolah memberikan peluang penguatan cukup besar pada USD," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Prediksi Poin Ranking...
Prediksi Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia vs China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved