AMM: Cabut izin perusahaan perusak lingkungan

Jum'at, 20 Desember 2013 - 10:11 WIB
AMM: Cabut izin perusahaan...
AMM: Cabut izin perusahaan perusak lingkungan
A A A
Sindonews.com - Sumber daya alam dan lingkungan hidup merupakan salah satu modal utama untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional. Pasal 33 UUD 1945 mengamanatkan bahwa penyelenggaraan perekonomian nasional, antara lain harus berdasarkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Hal tersebut dikemukakan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Ali Masykur Musa (AMM) dalam Workshop Nasional Tata Kelola Hutan dan Tambang di Auditorium Unhalu, Kendari, yang disampaikan kepada Sindonews dalam siaran persnya, Kamis (19/12/2013) malam.

Dalam acara yang diselenggarakan PKC PMII Sultra, pria yang akrab disama Cak Ali ini mengkritisi bahwa pembangunan di Indonesia masih hanya berkiblat pada aspek modal ekonomi saja. Aspek kelestarian lingkungan dan pembangunan manusia hanya dipenuhi sebagai unsur formalitas belaka.

“Tujuan pembangunan berkelanjutan adalah untuk menyejahterakan rakyat generasi saat ini tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi mendatang. Konsep ini harus dipegang betul oleh pemimpin Indonesia ke depan dan berani mencabut izin terhadap Perusahaan yang merusak lingkungan," tegasnya.

Lebih lanjut, Cak Ali menjelaskan, konsep pembangunan berkelanjutan mensyaratkan keseimbangan tiga dimensi, yaitu pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan upaya perlindungan kelestarian lingkungan hidup. Aktivitas ekonomi yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan sosial tidak akan berarti banyak bagi pembangunan berkelanjutan kalau ternyata merusak lingkungan dan menghabiskan sumber daya alam yang tidak terbarukan.

"Kerusakan lingkungan akan menurunkan derajat kualitas manusia dan lingkungan itu sendiri. Kita hanya akan mewariskan tangis kepada anak cucu, jika dalam pembangunan Indonesia sekarang ini kita tidak turut memperhatikan aspek lingkungan dan pembangunan manusia serta budayanya. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh merusak lingkungan” tegas calon presiden Konvensi Partai Demokrat ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
5 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
11 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
26 menit yang lalu
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
2 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
3 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved