Peluang penguatan IHSG diwarnai aksi ambil untung

Senin, 23 Desember 2013 - 08:11 WIB
Peluang penguatan IHSG...
Peluang penguatan IHSG diwarnai aksi ambil untung
A A A
Sindonews.com - Pekan terakhir perdagangan bulan Desember 2013 ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.100-4.150 dan resisten 4.265-4.278. IHSG diprediksi masih betah di zona merah lantaran belum ada sentimen positif yang cukup kuat untuk mendongkrak lajunya.

Menurut Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, laju IHSG pada perdagangan sebelumnya sempat di bawah target support 4.144-4.169. Meskipun dapat kembali menguat, namun belum sampai mendekati kisaran resisten 4.265-4.335 sehingga masih memberikan gambaran aksi jual masih ada walaupun IHSG masih menyimpan peluang kenaikan.

"IHSG pun akan kembali variatif seiring mulai datangnya libur Natal. Waspadai aksi pelemahan lanjutan meski kita masih berharap IHSG dapat terimbas positifnya laju bursa saham AS dan Eropa," kata Reza, Senin (23/12/2013).

Bila menengok laju IHSG selama sepekan kemarin, tampak IHSG mengalami peningkatan 20,73 poin (0,50 persen) atau lebih baik dari pekan sebelumnya yang turun 5,96 poin (0,14 persen).

Penguatan ini juga diikuti indeks utama lainnya yang mayoritas juga naik, antara lain JII yang menguat 1,35 persen diikuti indeks IDX30 yang naik 1,10 persen dan LQ45 yang juga naik 0,97 persen.

Akan tetapi, laju indeks sektoral mayoritas bergerak variatif, dimana indeks aneka industri dan indeks industri dasar memimpin penguatan dengan kenaikan masing-masing 3,74 persen dan 0,83 persen. Sementara pelemahan dipimpin indeks properti dan indeks keuangan yang melemah masing-masing 1,60 persen dan 0,29 persen.

"IHSG berada di zona hijau sepanjang sepekan kemarin. Meski di akhir pekan, laju IHSG tersengat aksi ambil untung setelah terimbas pelemahan laju bursa saham AS, namun secara mingguan laju IHSG masih positif," papar Reza.

Bila ingin belajar dari lajunya pada pekan lalu, Reza menjelaskan, IHSG dihadapkan pada dua sisi mata uang yang berbeda, dimana di satu sisi mendapat sentimen positif dengan pemulihan ekonomi AS dan Eropa yang terus berjalan hingga rilis pertemuan FOMC untuk memulai tapering off pada Januari 2014.

Di sisi lain, IHSG juga harus menghadapi sentimen dari dalam negeri berupa laju rupiah yang masih terpenjara di zona merah. Sementara sepanjang pekan kemarin, asing mulai melakukan aksi beli senilai Rp268,06 miliar lebih baik dari pekan sebelumnya yang nett sell senilai Rp413 miliar.

"Di awal pekan, tidak banyak yang dapat kami sampaikan selain dari tren IHSG yang masih memperpanjang keberadaannya di lembah merah seiring belum adanya sentimen positif. Adanya imbas negatif dari rilis data-data Jepang dan China yang di bawah estimasi pelaku pasar membuat laju bursa saham Asia terkoreksi dan memberikan imbas negatif pada laju IHSG," tutur Reza.

Belum lagi, lanjut Reza, nilai tukar rupiah yang terus mendekati area oversold turut memberikan tambahan sentimen negatif. Selanjutnya, imbas menghijaunya laju bursa saham AS seiring dengan rilis kenaikan nonfarm productivity, NY empire state manufacturing dan industrial production memberikan sentimen positif bagi sebagian besar laju bursa saham Asia, termasuk IHSG.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Tembus USD16,54 Miliar,...
Tembus USD16,54 Miliar, Ekspor Desember 2020 Tertinggi Sejak 2013
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
18 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
20 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
30 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
31 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
45 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
1 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved