LTV diterapkan, BSDE targetkan penjualan konservatif

Senin, 23 Desember 2013 - 09:23 WIB
LTV diterapkan, BSDE...
LTV diterapkan, BSDE targetkan penjualan konservatif
A A A
Sindonews.com - Lantaran harus mengantisipasi dampak dari kebijakan loan to value (LTV) yang ditelurkan Bank Indonesia (BI) pada September 2013, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) hanya menargetkan angka pertumbuhan penjualan pada 2014 sebesar 10 persen.

Direktur Keuangan Bumi Serpong Damai Lie Jani Harjanto mengatakan, dengan adanya LTV, calon pembeli harus menyiapkan uang muka yang lebih besar 10 persen ketimbang sebelum adanya kebijakan ini.

“Jadi proyeksi marketing sales kita, mungkin sekitar 10 persen saja di tahun 2014,” kata dia.

Dengan patokan tersebut, artinya hingga akhir tahun 2014, entitas usaha dari Grup Sinarmas ini hanya menargetkan Rp7, 7 triliun angka penjualan pemasaran. Sementara target penjualan tahun ini di angka Rp7 triliun.

Angka tersebut tergolong kurang agresif mengingat sepanjang tahun 2013, Bumi Serpong Damai masih memiliki ambisi menumbuhkan penjualan pemasarannya sebesar 64 persen.

Dengan mulai berlakunya aturan tentang pembelian rumah kedua, ditambah dengan adanya kenaikan suku bunga BI menjadi salah satu faktor beban dalam beratnya pertumbuhan kinerja perseroan ke depannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan adanya kebijakan tersebut berpotensi mengurangi daya beli masyarakat.

"Karena, untuk pembelian rumah kedua konsumen harus membayar uang muka sebesar 40 persen, kemudian meningkat 10 persen untuk setiap pembelian rumah berikutnya. Belum lagi ditambah dengan adanya larangan pembelian rumah secara inden untuk rumah kedua," papar dia.

Meskipun begitu, dia berkeyakinan perseroan dapat mencapai target pertumbuhan secara positif. Proyek yang akan menjadi kontributor terbesar dalam target perseroan adalah proyek BSD City.

Hal ini terlihat dengan diluncurkannya beberapa proyek perumahan kelas premium, seperti INIKA Island, Mayfield dan Sheffield, Ignenia, Ilustria 1 dan 2, serta tidak ketinggalan, produk komersial seperti Foresta Business Loft 2 dan warehouse atau kawasan pergudangan di Taman Tekno.

Di samping itu, perseroan juga memiliki proyek di Jakarta yang juga akan dirilis pada tahun 2014. BSDE akan memulai penjualan untuk dua unit apartemen di wilayah Epicentrum, Jakarta Selatan.

Tingginya permintaan dan ditambah dengan posisi tanah yang strategis menjadi salah satu alasan perseroan mengembangkan proyek senilai Rp320 miliar tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kantongi Laba Rp2,4...
Kantongi Laba Rp2,4 Triliun, BSDE Tak Bagikan Dividen
Apa Perbedaan BSD dan...
Apa Perbedaan BSD dan Serpong? Ini Penjelasannya
BSDE Optimis Booming...
BSDE Optimis Booming Komoditas Bawa Siklus Positif ke Sektor Properti
Ditopang Segmen Residensial,...
Ditopang Segmen Residensial, BSDE Raup Prapenjualan Rp2,5 Triliun
Bumi Serpong Damai Bukukan...
Bumi Serpong Damai Bukukan Pendapatan Rp7,31 Triliun di Kuartal III-2023
BNI Salurkan Pembiayaan...
BNI Salurkan Pembiayaan Supply Chain untuk Mitra Bumi Serpong Damai
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
14 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
38 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
43 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
59 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved