INAF catat rugi kuartal III/2013 Rp61,17 M
Selasa, 24 Desember 2013 - 09:38 WIB
INAF catat rugi kuartal III/2013 Rp61,17 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Indofarma Tbk (INAF) sepanjang sembilan bulan tahun ini mencatat rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp61,17 miliar, sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya berhasil membukukan laba sebesar Rp20,03 miliar.
Berdasarkan laporan audit perseroan diketahui bahwa kerugian tersebut akibat susutnya penjualan bersih perseroan, naiknya beban pokok penjualan dan sejumlah beban lainnya.
Penjualan bersih perseroan pada akhir September 2013 tercatat sebesar Rp640,89 miliat atau turun 8,65 persen dibanding akhir September 2012 senilai Rp701,54 miliar.
Adapun, beban pokok penjualan melonjak 1,46 persen menjadi Rp447,05 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp440,62 miliar. Akibatnya, laba kotor perseroan menurun menjadi Rp193,83 miliar dari Rp260,93 miliar.
Selain itu, beban penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp143,84 miliar dari Rp123,14 miliar, beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp100,58 miliar dari Rp87,15 miliar. Namun keuntungan bersih sedikit naik dari Rp6,28 miliar menjadi Rp9,45 miliar.
Kendati demikian, perseroan mencatat rugi usaha mencapai Rp60,03 miliar pada akhir kuartal III/2013. Sedangkan pada kuartal III/2012, membukukan laba usaha senilai Rp44,36 miliar.
Adapun, beban keuangan INAF pada periode tersebut melonjak menjadi Rp19,49 miliar dari Rp13,97 miliar dan mencatat rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp135,54 juta.
Sementara rugi tahun berjalan yang dibukukan perusahaan sebesar Rp61,17 miliar. Capaian ini negatif dibanding periode sama tahun lalu, yang membukukan laba sebesar Rp20,03 miliar. Rugi bersih per saham tercatat sebesar Rp19,74 dan periode yang sama 2012 tercatat laba bersih per saham senilai Rp6,46.
Jumlah aset perseroan akhir September tahun ini sebesar Rp1,27 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp689,61 miliar. Sedangkan aset INAF akhir tahun lalu sebesar Rp1,19 triliun, dengan liabilitas Rp538,52 miliar.
Harga saham INAF pagi ini di level Rp155 per lembar saham. Posisi tersebut menguat 2 poin atau 1,31 persen dibanding penutupan sore kemarin di level Rp153 per lembar saham.
Berdasarkan laporan audit perseroan diketahui bahwa kerugian tersebut akibat susutnya penjualan bersih perseroan, naiknya beban pokok penjualan dan sejumlah beban lainnya.
Penjualan bersih perseroan pada akhir September 2013 tercatat sebesar Rp640,89 miliat atau turun 8,65 persen dibanding akhir September 2012 senilai Rp701,54 miliar.
Adapun, beban pokok penjualan melonjak 1,46 persen menjadi Rp447,05 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp440,62 miliar. Akibatnya, laba kotor perseroan menurun menjadi Rp193,83 miliar dari Rp260,93 miliar.
Selain itu, beban penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp143,84 miliar dari Rp123,14 miliar, beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp100,58 miliar dari Rp87,15 miliar. Namun keuntungan bersih sedikit naik dari Rp6,28 miliar menjadi Rp9,45 miliar.
Kendati demikian, perseroan mencatat rugi usaha mencapai Rp60,03 miliar pada akhir kuartal III/2013. Sedangkan pada kuartal III/2012, membukukan laba usaha senilai Rp44,36 miliar.
Adapun, beban keuangan INAF pada periode tersebut melonjak menjadi Rp19,49 miliar dari Rp13,97 miliar dan mencatat rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp135,54 juta.
Sementara rugi tahun berjalan yang dibukukan perusahaan sebesar Rp61,17 miliar. Capaian ini negatif dibanding periode sama tahun lalu, yang membukukan laba sebesar Rp20,03 miliar. Rugi bersih per saham tercatat sebesar Rp19,74 dan periode yang sama 2012 tercatat laba bersih per saham senilai Rp6,46.
Jumlah aset perseroan akhir September tahun ini sebesar Rp1,27 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp689,61 miliar. Sedangkan aset INAF akhir tahun lalu sebesar Rp1,19 triliun, dengan liabilitas Rp538,52 miliar.
Harga saham INAF pagi ini di level Rp155 per lembar saham. Posisi tersebut menguat 2 poin atau 1,31 persen dibanding penutupan sore kemarin di level Rp153 per lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :