Rusia adukan sengketa perdagangan Uni Eropa ke WTO

Selasa, 24 Desember 2013 - 20:18 WIB
Rusia adukan sengketa...
Rusia adukan sengketa perdagangan Uni Eropa ke WTO
A A A
Sindonews.com - Rusia menuduh Uni Eropa telah melanggar langkah-langkah perdagangan bebas global dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

"Prosedur harus diberlakukan atas pelanggaran Uni Eropa terhadap ketentuan anti-dumping dari perjanjian WTO," ujar juru bicara Kementerian Ekonomi Rusia, Yulia Chkanikova, seperti dilansir dari AFP, Selasa (24/12/2013).

Ini adalah keluhan pertama yang diajukan Rusia sejak bergabung dengan badan perdagangan PBB tersebut, pada Agustus 2012.

Kasus tersebut mengikuti keluhan Uni Eropa atas pajak daur ulang mobil Rusia yang dikenakan terhadap kendaraan impor, serta ketegangan antara Moskow dan Brussels atas beberapa isu, seperti protes pro-Eropa di Ukraina, penangkapan warga Uni Eropa pada awak kapal Greenpeace Arctic Sunrise.

Rusia mengklaim produsen baja dan pupuk dirugikan Uni Eropa karena tarif energy adjustmen yang dikenakan pada produk Rusia sejak 2002.

Mereka berpendapat bahwa tarif anti-dumping telah diterapkan secara tidak adil, sehingga mustahil bagi perusahaan-perusahaan Rusia untuk ekspor ke pasar Uni Eropa, yang mengakibatkan kerugian ratusan juta dolar setiap tahun.

Di Brussels, juru bicara perdagangan Eropa, John Clancy mengatakan, Komisi Eropa yakin bahwa langkah-langkah yang ditunjukkan Rusia sebagai permintaan konsultasi untuk konsisten dengan aturan WTO.

Clancy menyebutkan, Uni Eropa juga akan melakukan konsultasi dengan itikad baik dan mereka akan memberikan kesempatan untuk lebih memahami kekhawatiran Rusia dan menanggapi kekhawatiran mereka.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved