BKPM merasa terbantu DKI terkait perizinan investasi
Rabu, 25 Desember 2013 - 19:14 WIB
BKPM merasa terbantu DKI terkait perizinan investasi
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengaku akan menggalakkan reformasi perizinan dalam rangka mempermudah investasi di Indonesia.
Salah satu yang dilakukannya adalah bekerjasama dengan Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di DKI sebagai pintu masuk investasi di Indonesia.
"Kami juga dapat informasi dari Pak Ahok (Basuk T Purnama, Wagub DKI) bahwa Perda terkait PTSP DKI sudah disetujui dan pilotnya ada di Jakarta Pusat," ujar Mahendra di rumah dinasnya, Jakarta, Kamis (25/12/2013).
Hal tersebut merupakan bentuk reformasi yang dilakukan daerah, menyusul revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) dan juga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang memudahkan pengurusan Izin Usaha Perdagangan (IUP).
"Saya melihat konteksnya kita melakukan reformasi berjalan yang akan memberikan kepercayaan yang baik di dunia internasional," lanjut Mahendra.
Mahendra menambahkan, perbaikan ini juga akan tetap memberikan kemudahan investasi di tengah-tengah tahun politik 2014 mendatang.
"Kami tetap komit dengan kebijakan ini dan kami juga akan terus masuk ke langkah-langkah baru. Intinya kami mendukung reformasi perizinan diberlakukan," pungkas Mahendra.
Salah satu yang dilakukannya adalah bekerjasama dengan Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di DKI sebagai pintu masuk investasi di Indonesia.
"Kami juga dapat informasi dari Pak Ahok (Basuk T Purnama, Wagub DKI) bahwa Perda terkait PTSP DKI sudah disetujui dan pilotnya ada di Jakarta Pusat," ujar Mahendra di rumah dinasnya, Jakarta, Kamis (25/12/2013).
Hal tersebut merupakan bentuk reformasi yang dilakukan daerah, menyusul revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) dan juga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang memudahkan pengurusan Izin Usaha Perdagangan (IUP).
"Saya melihat konteksnya kita melakukan reformasi berjalan yang akan memberikan kepercayaan yang baik di dunia internasional," lanjut Mahendra.
Mahendra menambahkan, perbaikan ini juga akan tetap memberikan kemudahan investasi di tengah-tengah tahun politik 2014 mendatang.
"Kami tetap komit dengan kebijakan ini dan kami juga akan terus masuk ke langkah-langkah baru. Intinya kami mendukung reformasi perizinan diberlakukan," pungkas Mahendra.
(gpr)
Lihat Juga :