Sulsel optimistis raih lima juta wisatawan di 2014
Minggu, 29 Desember 2013 - 20:37 WIB
Sulsel optimistis raih lima juta wisatawan di 2014
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan (Sulsel) optimistis tingkat kunjungan wisatawan di 2014 mendatang mencapai 5 juta wisatawan.
Kepala Disbudpar Sulsel Jufri Rahman mengatakan, optimisme itu seiring situasi Sulsel yang dinilai sangat kondusif sebagai salah satu destinasi di Indonesia. Suasana aman sebut dia, akan sangat mempengaruhi tingkat kunjungan baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara (wisman).
"Walau tahun depan ada agenda politik nasional, tidak akan terlalu berpengaruh terutama untuk kunjungan wisman. Bahkan diprediksi wisman akan lebih meningkat di triwulan pertama 2014," ungkap Jufri, Minggu (29/12/2013).
Dia menyebutkan, dari jumlah kunjungan 5 juta-an itu, jumlah wisatawan domestik diproyeksi mencapai 5,5 juta orang sedang wisman sekitar 150 ribu orang yang sebagian besar masih berasal dari beberapa negara regional ASEAN, seperti Malaysia dan Singapura termasuk Filipina. Selain itu juga berasal dari Eropa dan Amerika Serikat
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, pergerakan wisman yang berkunjung ke Sulsel periode Januari hingga Oktober tahun ini melejit 32,81 persen menjadi 14.657 dibandingkan tahun lalu. Secara nasional, Makassar menempati posisi keempat dengan persentase kenaikan kunjungan wisman di bawah Lombok 114,04 persen, Yogyakarta 44,71 persen dan Padang dengan kenaikan 32,91 persen.
Jufri menambahkan, masa liburan Desember ini pihaknya menargetkan tingkat kunjungan 7.500 baik wisman maupun domestik dengan mengandalkan beberapa destinasi seperti Makassar untuk shopping & entertainment, Toraja dengan Lovely December, Maros dengan Bantimurung, Bulukumba dengan Bira, Takalar dengan pantai Galesong dan di Soppeng dengan permandian air panas Lejja.
Sekadar diketahui, dua tahun terakhir pergerakan wisatawan yang berkunjung di Sulawesi Selatan meningkat signifikan. Untuk wisatawan domestik pada 2011 mencapai 4,4 juta orang sedangkan di 2012 mencapai 4,8 juta. Sementara untuk Wisman pada 2011 51.749 orang dan pada 2012 mencapai 64.601 orang.
"2013 ini, target kunjungan wisatawan domestik 5 juta orang telah terlampui, begitu juga dengan wisman 100 ribu kunjungan sudah tercapai pada akhir Oktober 2013," jelasnya.
Sementara itu, Ketua ASITA Sulsel, Didi L Manaba mengungkapkan, potensi wisman tahun depan diprediksi meningkat 15-20 persen. Menurut Didi, pesta demokrasi justru akan menarik turis asing untuk melihat perhelatan akbar tersebut dari dekat.
"Saya cukup optimis. Makassar makin diminati dan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata. Apalagi Bandara Hasanuddin menjadi hub (penghubung) lalu lintas udara. Saya kira peningkatan 20 persen sudah menggembirakan untuk pelaku industri," jelas Didi.
Dengan segala potensi yang dimiliki, lanjut Didi, yang diperlukan Sulsel adalah kerja sama semua pihak dalam hal promosi secara terus menerus, perbaikan infrastruktur, dan menjaga kondisi keamanan yang tetap kondusif.
Kepala Disbudpar Sulsel Jufri Rahman mengatakan, optimisme itu seiring situasi Sulsel yang dinilai sangat kondusif sebagai salah satu destinasi di Indonesia. Suasana aman sebut dia, akan sangat mempengaruhi tingkat kunjungan baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara (wisman).
"Walau tahun depan ada agenda politik nasional, tidak akan terlalu berpengaruh terutama untuk kunjungan wisman. Bahkan diprediksi wisman akan lebih meningkat di triwulan pertama 2014," ungkap Jufri, Minggu (29/12/2013).
Dia menyebutkan, dari jumlah kunjungan 5 juta-an itu, jumlah wisatawan domestik diproyeksi mencapai 5,5 juta orang sedang wisman sekitar 150 ribu orang yang sebagian besar masih berasal dari beberapa negara regional ASEAN, seperti Malaysia dan Singapura termasuk Filipina. Selain itu juga berasal dari Eropa dan Amerika Serikat
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, pergerakan wisman yang berkunjung ke Sulsel periode Januari hingga Oktober tahun ini melejit 32,81 persen menjadi 14.657 dibandingkan tahun lalu. Secara nasional, Makassar menempati posisi keempat dengan persentase kenaikan kunjungan wisman di bawah Lombok 114,04 persen, Yogyakarta 44,71 persen dan Padang dengan kenaikan 32,91 persen.
Jufri menambahkan, masa liburan Desember ini pihaknya menargetkan tingkat kunjungan 7.500 baik wisman maupun domestik dengan mengandalkan beberapa destinasi seperti Makassar untuk shopping & entertainment, Toraja dengan Lovely December, Maros dengan Bantimurung, Bulukumba dengan Bira, Takalar dengan pantai Galesong dan di Soppeng dengan permandian air panas Lejja.
Sekadar diketahui, dua tahun terakhir pergerakan wisatawan yang berkunjung di Sulawesi Selatan meningkat signifikan. Untuk wisatawan domestik pada 2011 mencapai 4,4 juta orang sedangkan di 2012 mencapai 4,8 juta. Sementara untuk Wisman pada 2011 51.749 orang dan pada 2012 mencapai 64.601 orang.
"2013 ini, target kunjungan wisatawan domestik 5 juta orang telah terlampui, begitu juga dengan wisman 100 ribu kunjungan sudah tercapai pada akhir Oktober 2013," jelasnya.
Sementara itu, Ketua ASITA Sulsel, Didi L Manaba mengungkapkan, potensi wisman tahun depan diprediksi meningkat 15-20 persen. Menurut Didi, pesta demokrasi justru akan menarik turis asing untuk melihat perhelatan akbar tersebut dari dekat.
"Saya cukup optimis. Makassar makin diminati dan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata. Apalagi Bandara Hasanuddin menjadi hub (penghubung) lalu lintas udara. Saya kira peningkatan 20 persen sudah menggembirakan untuk pelaku industri," jelas Didi.
Dengan segala potensi yang dimiliki, lanjut Didi, yang diperlukan Sulsel adalah kerja sama semua pihak dalam hal promosi secara terus menerus, perbaikan infrastruktur, dan menjaga kondisi keamanan yang tetap kondusif.
(gpr)
Lihat Juga :