Rupiah dibuka masih terdepresiasi
Senin, 30 Desember 2013 - 09:19 WIB
Rupiah dibuka masih terdepresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka masih terdepresiasi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang berhasil reli di zona hijau.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg dibuka di level Rp12.275 per USD. Posisi ini terdepresiasi 14 poin dibanding penutupan Jumat (27/12/2013) di level Rp12.261 per USD.
Data yahoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.250 per USD. Posisi pagi ini melemah 14 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.236 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.253 per USD atau merosot 28 poin dibanding penutupan Jumat pekan lalu di level Rp12.281 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat 31,57 poin atau 0,75 persen ke level 4.244,55 seiring positifnya bursa di kawasan Asia. Penguatan pagi ini di akhir perdagangan 2013 juga didukung aksi beli asing.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,68 miliar dengan 18,62 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp6,75 miliar. Tercatat sebanyak 51 saham naik, 11 saham melemah dan 44 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg dibuka di level Rp12.275 per USD. Posisi ini terdepresiasi 14 poin dibanding penutupan Jumat (27/12/2013) di level Rp12.261 per USD.
Data yahoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.250 per USD. Posisi pagi ini melemah 14 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.236 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.253 per USD atau merosot 28 poin dibanding penutupan Jumat pekan lalu di level Rp12.281 per USD.
Sementara IHSG pagi ini dibuka menguat 31,57 poin atau 0,75 persen ke level 4.244,55 seiring positifnya bursa di kawasan Asia. Penguatan pagi ini di akhir perdagangan 2013 juga didukung aksi beli asing.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,68 miliar dengan 18,62 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp6,75 miliar. Tercatat sebanyak 51 saham naik, 11 saham melemah dan 44 saham stagnan.
(rna)