Rupiah dibuka menguat ke Rp12.190/USD
Selasa, 31 Desember 2013 - 10:10 WIB
Rupiah dibuka menguat ke Rp12.190/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini di akhir tahun 2013 berhasil terapresiasi.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp12.190 per USD. Posisi ini terapresiasi 20 poin dibanding penutupan Senin (30/12/2013) di level Rp12.210 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.208 per USD atau menguat 43 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.251 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp12.189 per USD atau terapresiasi 81 poin dibanding hari kemarin di level Rp12.270/USD.
Data yahoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.219 per USD. Posisi pagi ini menguat 29 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.248 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tekanan terhadap rupiah berkurang seiring kehadiran Bank Indonesia serta naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat menutup perdagangan terakhirnya di tahun ini.
"BI diperkirakan akan menjaga fluktuasi pergerakan rupiah, sehingga ditutup sesuai fundamentalnya pada hari terakhir perdagangan tahun 2013," kata dia, Selasa (31/12/2013).
Sementara melemahnya data pending homes sales di Amerika Serikat (AS) juga mengurangi tekanan dolar terhadap mata uang negara lain, termasuk Indonesia.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp12.190 per USD. Posisi ini terapresiasi 20 poin dibanding penutupan Senin (30/12/2013) di level Rp12.210 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah di level Rp12.208 per USD atau menguat 43 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.251 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp12.189 per USD atau terapresiasi 81 poin dibanding hari kemarin di level Rp12.270/USD.
Data yahoofinance menunjukkan rupiah di level Rp12.219 per USD. Posisi pagi ini menguat 29 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.248 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tekanan terhadap rupiah berkurang seiring kehadiran Bank Indonesia serta naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat menutup perdagangan terakhirnya di tahun ini.
"BI diperkirakan akan menjaga fluktuasi pergerakan rupiah, sehingga ditutup sesuai fundamentalnya pada hari terakhir perdagangan tahun 2013," kata dia, Selasa (31/12/2013).
Sementara melemahnya data pending homes sales di Amerika Serikat (AS) juga mengurangi tekanan dolar terhadap mata uang negara lain, termasuk Indonesia.
(rna)