Menkeu optimistis ada sentimen positif di awal 2014
Selasa, 31 Desember 2013 - 15:07 WIB
Menkeu optimistis ada sentimen positif di awal 2014
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan M Chatib Basri berharap sentimen positif pasar akan segera tercipta pada awal 2014 mendatang.
Pasalnya, selain angka inflasi yang kemungkinan di bawah 8,4 persen, surplus neraca perdagangan di bulan November akan lebih besar dari bulan Oktober yaitu akan mencapai USD600 juta.
"Kalau dilihat dari angka tersebut mudah-mudahan akan ada sentimen positif," ujar Chatib di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (31/12/2013).
Dia menyebut hal ini berarti segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam menstabilkan perekonomian pelan-pelan telah menunjukkan hasil. "Karena dari segi angka sudah relatif oke," tandasnya.
Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memprediksikan kondisi nilai tukar rupiah akan segera membaik pada 2014 mendatang terutama ditunjukkan dengan kondisi bulan Desember yang secara umum lebih baik.
Salah satunya inflasi tahun ini, yang diperkirakan hanya mencapai 8,4 persen. Maka akan membuat sentimen positif hingga memperbaiki nilai tukar rupiah pada 2014 mendatang.
"Inflasi yang membaik akan membuat nilai tukar menjadi lebih baik terutama dengan kondisi sebulan terakhir," ujar Agus.
Pasalnya, selain angka inflasi yang kemungkinan di bawah 8,4 persen, surplus neraca perdagangan di bulan November akan lebih besar dari bulan Oktober yaitu akan mencapai USD600 juta.
"Kalau dilihat dari angka tersebut mudah-mudahan akan ada sentimen positif," ujar Chatib di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (31/12/2013).
Dia menyebut hal ini berarti segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam menstabilkan perekonomian pelan-pelan telah menunjukkan hasil. "Karena dari segi angka sudah relatif oke," tandasnya.
Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memprediksikan kondisi nilai tukar rupiah akan segera membaik pada 2014 mendatang terutama ditunjukkan dengan kondisi bulan Desember yang secara umum lebih baik.
Salah satunya inflasi tahun ini, yang diperkirakan hanya mencapai 8,4 persen. Maka akan membuat sentimen positif hingga memperbaiki nilai tukar rupiah pada 2014 mendatang.
"Inflasi yang membaik akan membuat nilai tukar menjadi lebih baik terutama dengan kondisi sebulan terakhir," ujar Agus.
(gpr)
Lihat Juga :