Persiapan JKN dinilai cukup

Selasa, 31 Desember 2013 - 17:59 WIB
Persiapan JKN dinilai...
Persiapan JKN dinilai cukup
A A A
Sindonews.com - Persiapan pemerintah dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dinilai cukup. Hal ini dikarenakan jumlah masyarakat Indonesia yang dijamin dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hanya setengahnya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), Hasbullah Thabrany mengatakan, ada sebagian masyarakat yang menganggap bahwa fasilitas yang disiapkan belum siap. Namun, JKN yang akan diterapkan pada 1 Januari 2014 akan menjamin seluruh masyarakat.

"Besok (1/1/2014) hanya separuh masyarakat Indonesia. Jadi kebutuhan yang dipersiapkan dirasa cukup mulai dari dokter, fasilitas kesehatan, managemen keuanganya," ujar dia saat dihubungi Koran Sindo, Selasa (31/12/2013).

Menurutnya, jika pemerintah menjamin seluruh kesehatan masyarakat akan terjadi penumpukan pasien nantinya. Dalam hal ini, tidak ada pihak yang akan terugikan dalam proses pelaksanaan JKN. Karena JKN merupakan penggabungan belanja kesehatan dari masing-masing pihak yang nantinya dikumpulkan dan hasilnya dapat dirasakan bersama.

"Mereka yang membayar sedikit atau banyak dalam hal ini sama-sama diuntungkan karena menggunakan sistem gotong royong," ujarnya.

Namun, kemungkinan tenaga dokter spesialis yang harus mulai terbiasa dengan pembayaran sistem serempak. Pasalnya, sebelumnya banyak pasien mereka yang menggunakan tarif lumayan tinggi tanpa ada penawaran. Maka ke depanya, pembayaran para dokter termasuk dokter spesialis ditentukan BPJS.

Untuk itu, persepsi tenaga dokter akan dirugikan oleh tarif pembayaran melalui BPJS harus di hilangkan. Karena hal ini akan berpengaruh kepada pelayanan yang akan diterima masyarakat nantinya.

"Ini hanya permasalahan kehilangan pendapatan sebagian. Tetapi para dokter harus dapat menerima dan bekerja profesional," kata Thabrany.

Jika dilihat memang premi yang diberikan pemerintah dirasa kecil. Namun, telah terjadi peningkatan dari sebelumnya sebesar Rp7 ribu per orang per bulan menjadi Rp19.225.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
13 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
50 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Ikan Air Tawar yang...
5 Ikan Air Tawar yang Mengandung Omega-3 Cukup Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved