Harga minyak di perdagangan dunia bervariasi

Selasa, 31 Desember 2013 - 19:34 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah di perdagangan dunia hari ini bervariasi dengan keuntungan terbatas karena beberapa investor melakukan profit taking pada akhir tahun.

Minyak mentah Brent North Sea untuk Februari bertambah 15 sen menjadi USD111,36 per barel. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, turun 37 sen menjadi USD98,92 per barel.

Minyak mentah berjangka turun lebih dari satu dolar di New York, Senin (30/12/2013), setelah penutupan di atas level psikologis penting USD100 pada Jumat (31/12/2013), didukung sentimen optimis permintaan di AS.

Dilansir dari AFP, Selasa (31/12/2013), pasar minyak pekan ini juga di bawah tekanan menyusul komentar dari perusahaan minyak nasional Libya, bahwa beberapa operasi di negara itu telah kembali (produksi). Output di negara Afrika Utara tersebut telah terpukul blokade selama berbulan-bulan oleh demonstran bersenjata di terminal ekspor utama.

Di sisi lain, investor prihatin atas kekerasan yang meningkat di produsen minyak fledgling Sudan Selatan, setelah PBB mengatakan konflik bersenjata semakin tinggi.

Lebih dari 1.000 orang dilaporkan tewas sejak pertempuran antara pasukan setia Presiden Salva Kiir dan mantan wakil presiden Riek Machar pecah, pada 15 Desember lalu. Para pengamat mencatat, negara tersebut mengekspor minyak mentah sekitar 220.000 barel per hari ke Jepang, Malaysia dan China.

Sepanjang 2013, harga minyak mentah Brent hampir tidak berubah. Namun, minyak berjangka di New York meningkat lebih dari 12 persen di tengah kekhawatiran pasokan ketat pada awal tahun, yang disebabkan ancaman aksi militer AS di Suriah.

Tapi, kenaikan harga sebagian disimpan data ekonomi China yang lebih lemah, menimbulkan keraguan tentang kekuatan permintaan energi global ke depan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved