Wall Street menutup tahun di level terbaik

Rabu, 01 Januari 2014 - 10:55 WIB
Wall Street menutup...
Wall Street menutup tahun di level terbaik
A A A
Sindonews.com - Indeks utama di Wall Street ditutup di level terbaik sepanjang tahun pada perdagangan akhir 2013 di tengah keputusan the Fed memangkas stimulus moneter dan harapan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Penutupan Wall Street akhir tahun 2013 didukung data kepercayaan konsumen bulan Desember yang lebih baik dari estimasi. Indeks Dow Jones dan S&P 500 menutup perdagangan akhir tahun lalu pada level tertinggi.

Indeks S&P 500 menguat 29,6 persen selama tahun 2013, yang merupakan kinerja terbaik sejak 1997. Sedangkan indeks Dow Jones naik 26,5 persen atau terbaik sejak 1995 dan Nasdaq melesat 38,3 persen dan menjadi level terbaik sejak 2009. Semua sektor di indeks S&P 500 mengakhiri tahun dengan positif.

"Ini telah menjadi tahun yang hebat, dengan semua masalah yang kami hadapi di bulan Januari 2013. Dengan pertumbuhan ekonomi saat ini memberikan kita pandangan yang kuat di 2014," kata Manajer Portofolio Pioneer Investment Management John Carey seperti dilansir Reuters, Rabu (1/1/2014).

Sementara harga rumah bulan Oktober di 20 daerah metropolitan Amerika Serikat berdasarkan data naik 0,2 persen dibanding September. Ini merupakan kenaikan tahunan terkuat pada bulan Oktober lebih dari tujuh tahun.

"Secara umum memberikan sentimen positif, termasuk laporan kepercayaan yang menjadi pertanda baik untuk kondisi tahun depan dan memberi alasan kuat untuk tidak menjual saham," kata Carey.

Sekitar 63 persen dari saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange ditutup menguat. Sementara 55 persen dari saham yang diperdagangkan di Nasdaq berakhir di zona positif.

Indeks Dow Jones ditutup naik 72.37 poin atau 0,44 persen menjadi 16.576,66; Indeks S&P 500 naik 7,29 poin atau 0,40 persen menjadi 1.848,36 dan Nasdaq menguat 22,39 poin atau 0,54 persen menjadi 4.176,59.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
29 menit yang lalu
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
2 jam yang lalu
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
3 jam yang lalu
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved