Pertamina tambah kuota elpiji 3 kg 8% di DIY
Jum'at, 03 Januari 2014 - 11:43 WIB
Pertamina tambah kuota elpiji 3 kg 8% di DIY
A
A
A
Sindonews.com - Kuota gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) untuk wilayah Provinsi DI Yogyakarta (DIY) mulai 2014 akan ditambah 8 persen dari kuota tahun sebelumnya.
Penambahan kuota elpiji 3 kg ini seiring dengan kenaikan harga elpiji ukuran 12 kg sebesar 68 persen yang diberlakukan mulai 1 Januari 2014. Sebagai catatan, kuota elpiji 3 kg di DIY pada 2013 sebanyak 23.586.226 tabung. Penambahan kuota ini diharapkan tidak terjadi lagi kelangkaan elpiji bersubsidi tersebut di pasaran.
Branch Manager PT Pertamina (Persero) DIY dan Surakarta, Freddy Anwar membenarkan pasokan elpiji 3 kg mengalami penambahan 8 persen. Langkah ini berdasarkan permintaan yang diajukan daerah. "Kuota elpiji 3 kg tahun ini akan mendapat tambahan 8 persen," katanya, Jumat (3/1/2014).
Dia berharap kenaikan harga gas elpiji 12 kg tidak mengurangi peruntukan gas 3 Kg. "Konsumen elpiji 12 kg merupakan kelas menengah ke atas. Sehingga kenaikan ini tidak akan memberatkan bagi mereka. Sedangkan konsumen 3 kg memang untuk usaha kecil atau menengah ke bawah, sehingga seharusnya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya," ujar dia.
Dampak kenaikan harga elpiji 12 kg sebesar 68 persen atau Rp3.959 per kg ini dikawatirkan terjadi migrasi konsumsi dari elpiji 12 kg ke 3 kg. Harga elpiji 12 kg yang sebelumnya Rp70.200 per tabung menjadi Rp117.708 per tabung.
Penambahan kuota elpiji 3 kg ini seiring dengan kenaikan harga elpiji ukuran 12 kg sebesar 68 persen yang diberlakukan mulai 1 Januari 2014. Sebagai catatan, kuota elpiji 3 kg di DIY pada 2013 sebanyak 23.586.226 tabung. Penambahan kuota ini diharapkan tidak terjadi lagi kelangkaan elpiji bersubsidi tersebut di pasaran.
Branch Manager PT Pertamina (Persero) DIY dan Surakarta, Freddy Anwar membenarkan pasokan elpiji 3 kg mengalami penambahan 8 persen. Langkah ini berdasarkan permintaan yang diajukan daerah. "Kuota elpiji 3 kg tahun ini akan mendapat tambahan 8 persen," katanya, Jumat (3/1/2014).
Dia berharap kenaikan harga gas elpiji 12 kg tidak mengurangi peruntukan gas 3 Kg. "Konsumen elpiji 12 kg merupakan kelas menengah ke atas. Sehingga kenaikan ini tidak akan memberatkan bagi mereka. Sedangkan konsumen 3 kg memang untuk usaha kecil atau menengah ke bawah, sehingga seharusnya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya," ujar dia.
Dampak kenaikan harga elpiji 12 kg sebesar 68 persen atau Rp3.959 per kg ini dikawatirkan terjadi migrasi konsumsi dari elpiji 12 kg ke 3 kg. Harga elpiji 12 kg yang sebelumnya Rp70.200 per tabung menjadi Rp117.708 per tabung.
(izz)
Lihat Juga :