Pemerintah optimistis FSRU Lampung rampung tahun ini

Jum'at, 03 Januari 2014 - 14:59 WIB
Pemerintah optimistis...
Pemerintah optimistis FSRU Lampung rampung tahun ini
A A A
Sindonews.com - Pemerintah kembali menegaskan pembangunan FSRU Lampung dapat dirampungkan pada tahun ini. Pasokan gas untuk FSRU tersebut berasal dari Blok Tangguh, Papua.

“FSRU Lampung memang rencananya selesai 2014 dengan menggunakan teknologi Hoegh (Hoegh Ltd, perusahaan asal Norwegia). Saya sendiri ikut dalam pertemuan dengan Menlu Norwegia,” kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, A Edy Hermantoro di Kementerian ESDM, dikutip dari situs Ditjen Migas, Jumat (3/1/2014).

Edy menjelaskan, beroperasinya FSRU Lampung diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Lampung dan Jawa Bagian Barat melalui pipa transmisi Sumatera Selatan-Jawa Bagian Barat.

Pasokan LNG untuk FSRU Lampung berasal dari Blok Tangguh, Papua, yang sebelumnya diekspor ke Sempra, AS. FSRU Lampung berkapasitas 170 MMSCFD. Terkait dengan FSRU ini, Hoegh telah membuka kantor di Jakarta dengan nama Hoegh LNG Lampung.

FSRU Lampung yang investasinya sekitar USD250-300 juta, dibangun oleh PT PGN yang bekerja sama dengan Hoegh LNG dari Norwegia dan PT Rekayasa Industri.

Ini merupakan FSRU kedua yang dibangun BUMN tersebut. Sebelumnya, PT PGN bekerja sama dengan PT Pertamina melalui anak perusahaan PT Nusantara Regas, membangun FSRU Jawa Barat yang telah beroperasi sejak 2012.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
FSRU Jawa Satu Dukung...
FSRU Jawa Satu Dukung Pasokan Energi di Jamali Makin Tangguh
Pertamina Gelar Prosesi...
Pertamina Gelar Prosesi Penamaan Kapal FSRU Jawa Satu
Pembangkit Listrik Gas...
Pembangkit Listrik Gas Terapung Terbesar di ASEAN Siap Dukung Penyediaan Energi Bersih
FSRU Lampung Menopang...
FSRU Lampung Menopang Layanan Distribusi Gas Bumi di Jawa Bagian Barat, Andalkan Integrasi Infrastruktur
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved