FSRU Jawa Satu Dukung Pasokan Energi di Jamali Makin Tangguh
Rabu, 17 Maret 2021 - 12:27 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/dok.Pertamina
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kini memiliki Kapal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Satu dengan kapasitas 170 ribu meter kubik. Kehadiran FSRU Jawa Satu ini tak lain untuk mendukung keandalan pasokan energi khsususnya di wilayah Jawa, Madura dan Bali.
"Ini merupakan proyek big projek untuk Indonesia dalam mewujudkan FSRU Jawa Satu sebagai bagian yang terintegrasi dengan proyek PLTGU Jawa 1," kata Corporate Secretary PT Pertamina Power Indonesia (PPI), anak usaha PT Pertamina (Persero), Dicky Septriadi, Rabu (16/3/2021).
Baca Juga: Pertamina Gelar Prosesi Penamaan Kapal FSRU Jawa Satu
Tentunya, kata Dicky, proyek ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di Jawa, Madura dan Bali (Jamali). "Jawa satu itu proyek yang diproyeksikan untuk kebutuhan pasokan energi yang ada di Jamali. Kelebihan kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk utilisasi yang lebih tinggi, seperti memenuhi kebutuhan industri lainnya," jelas dia.
Secara bisnis proyek tersebut cukup strategis mendorong kinerja, berkontribusi bagi penguatan keuangan perusahaan. Sekaligus, juga untuk mendukung kawasan industri yang ada di Jawa. Proyek IPP Jawa Satu ini, kata Dicky, merupakan proyek yang mengintegrasikan fasilitas gas dengan proyek pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi.
"FSRU Jawa Satu menjadi bagian terintegrasi dengan proyek PLTGU Jawa Satu, dan proyek akan jalan sepenuhnya sesuai target yang sudah ditentukan," kata Dicky.
Nantinya FSRU ini akan meregasifikasi pasokan LNG yang berasal dari Kilang LNG Tangguh Papua Train-3 dan melakukan pengiriman gas melalui pipa sepanjang 21 km ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 yang berada di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Ini merupakan proyek big projek untuk Indonesia dalam mewujudkan FSRU Jawa Satu sebagai bagian yang terintegrasi dengan proyek PLTGU Jawa 1," kata Corporate Secretary PT Pertamina Power Indonesia (PPI), anak usaha PT Pertamina (Persero), Dicky Septriadi, Rabu (16/3/2021).
Baca Juga: Pertamina Gelar Prosesi Penamaan Kapal FSRU Jawa Satu
Tentunya, kata Dicky, proyek ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di Jawa, Madura dan Bali (Jamali). "Jawa satu itu proyek yang diproyeksikan untuk kebutuhan pasokan energi yang ada di Jamali. Kelebihan kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk utilisasi yang lebih tinggi, seperti memenuhi kebutuhan industri lainnya," jelas dia.
Secara bisnis proyek tersebut cukup strategis mendorong kinerja, berkontribusi bagi penguatan keuangan perusahaan. Sekaligus, juga untuk mendukung kawasan industri yang ada di Jawa. Proyek IPP Jawa Satu ini, kata Dicky, merupakan proyek yang mengintegrasikan fasilitas gas dengan proyek pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi.
"FSRU Jawa Satu menjadi bagian terintegrasi dengan proyek PLTGU Jawa Satu, dan proyek akan jalan sepenuhnya sesuai target yang sudah ditentukan," kata Dicky.
Nantinya FSRU ini akan meregasifikasi pasokan LNG yang berasal dari Kilang LNG Tangguh Papua Train-3 dan melakukan pengiriman gas melalui pipa sepanjang 21 km ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 yang berada di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.