Yamaha andalkan GT125 untuk dongkrak penjualan
Minggu, 05 Januari 2014 - 14:49 WIB
Yamaha andalkan GT125 untuk dongkrak penjualan
A
A
A
Sindonews.com - Penjualan sepeda motor Yamaha matic cukup mendominasi penjualan selama tahun 2013. Di Jawa Tengah saja, mampu memberikan sumbangan mencapai 60 persen dari total penjualan Yamaha di Jateng, kemudian disusul motor bebek dan sport.
Dengan masih tingginya angka penjualan untuk sepeda motor matic di tahun lalu, di 2014 ini Yamaha masih akan menjadikan matic sebagai produk andalannya.
Terbukti, di awal tahun ini PT Yamaha Indonesia Motor Manufakturing (YIMM) memperkenalkan produk terbarunya GT 125. Produk tersebut diharapkan mampu meningkatkan penjulan di tahun 2014 antara 20-25% dibandingkan tahun 2013.
Produk terbaru Yamaha tersebut sudah mulai diperkenalkan ke masyarakat di Jawa Tengah, salah satunya pada pameran di Mal Ciputra, yang sudah dimulai sejak 3 Januari dan akan berakhir pada 14 Januari mendatang.
Manager Promosi PT YIMM DDS3 Semarang, Rey Wowor mengatakan, GT125 merupakan produk baru dari varian matic yang menyasar segmen muda. Produk ini merupakan generasi baru dari Yamaha Xeon.
“Desainnya memang cukup sporty, sehingga sangat cocok untuk anak muda,” katanya, saat ditemui SINDO di sela-sela pameran, Minggu (5/1/2014).
Dia mengungkapkan, sebenarnya GT125 sudah ada sejak Desember lalu, hanya saja launching secara resminya baru akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari. GT125 tersedia dalam tiga pilihan warna, hitam, putih dan merah. Hadirnya GT125 diharapkan makin memperkuat pasar motor matik Yamaha.
Dikatakan Rey, GT125 dijual dengan harga di kisaran Rp16 jutaan. Adapun selama pameran ini, Yamaha memberikan promo spesial yakni cukup bayar Rp1 juta, konsumen sudah bisa bawa pulang GT125 untuk 100 pembeli pertama selama pameran. “Selama pameran ini kami mentargetkan mampu menjual 300-400 unit,” imbuhnya.
Rey mengungkapkan, penjualan sepeda motor Yamaha di Jateng tahun 2013 lalu mampu melampaui target, dengan pertumbuhan mencapai 25 persen dibandingkan tahun 2012.
“Munculnya produk-produk baru Yamaha diharapkan mampu mampu mendongkrak penjualan di tahun 2014 ini antara 20-25% dibandingkan tahun 2013. Apalagi, Yamaha juga hadir dengan produk baru lainnya, seperti varian Yamaha Fino,” katanya.
Terkait dengan harga motor secara umum, Rey menegaskan, hingga saat ini Yamaha belum menaikkan harga meski ada gejolak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Dari sisi penjualan pun dipastikan tidak akan terpengaruh.
Dengan masih tingginya angka penjualan untuk sepeda motor matic di tahun lalu, di 2014 ini Yamaha masih akan menjadikan matic sebagai produk andalannya.
Terbukti, di awal tahun ini PT Yamaha Indonesia Motor Manufakturing (YIMM) memperkenalkan produk terbarunya GT 125. Produk tersebut diharapkan mampu meningkatkan penjulan di tahun 2014 antara 20-25% dibandingkan tahun 2013.
Produk terbaru Yamaha tersebut sudah mulai diperkenalkan ke masyarakat di Jawa Tengah, salah satunya pada pameran di Mal Ciputra, yang sudah dimulai sejak 3 Januari dan akan berakhir pada 14 Januari mendatang.
Manager Promosi PT YIMM DDS3 Semarang, Rey Wowor mengatakan, GT125 merupakan produk baru dari varian matic yang menyasar segmen muda. Produk ini merupakan generasi baru dari Yamaha Xeon.
“Desainnya memang cukup sporty, sehingga sangat cocok untuk anak muda,” katanya, saat ditemui SINDO di sela-sela pameran, Minggu (5/1/2014).
Dia mengungkapkan, sebenarnya GT125 sudah ada sejak Desember lalu, hanya saja launching secara resminya baru akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari. GT125 tersedia dalam tiga pilihan warna, hitam, putih dan merah. Hadirnya GT125 diharapkan makin memperkuat pasar motor matik Yamaha.
Dikatakan Rey, GT125 dijual dengan harga di kisaran Rp16 jutaan. Adapun selama pameran ini, Yamaha memberikan promo spesial yakni cukup bayar Rp1 juta, konsumen sudah bisa bawa pulang GT125 untuk 100 pembeli pertama selama pameran. “Selama pameran ini kami mentargetkan mampu menjual 300-400 unit,” imbuhnya.
Rey mengungkapkan, penjualan sepeda motor Yamaha di Jateng tahun 2013 lalu mampu melampaui target, dengan pertumbuhan mencapai 25 persen dibandingkan tahun 2012.
“Munculnya produk-produk baru Yamaha diharapkan mampu mampu mendongkrak penjualan di tahun 2014 ini antara 20-25% dibandingkan tahun 2013. Apalagi, Yamaha juga hadir dengan produk baru lainnya, seperti varian Yamaha Fino,” katanya.
Terkait dengan harga motor secara umum, Rey menegaskan, hingga saat ini Yamaha belum menaikkan harga meski ada gejolak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Dari sisi penjualan pun dipastikan tidak akan terpengaruh.
(gpr)