SBY beri deadline Pertamina 1x24 jam

Minggu, 05 Januari 2014 - 18:41 WIB
SBY beri deadline Pertamina...
SBY beri deadline Pertamina 1x24 jam
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi batas waktu (deadline) kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengkaji ulang kenaikan harga elpiji non subsidi 12 kilogram (kg).

Keputusan itu didapatkan setelah kepala negara menggelar rapat terbatas dengan jajarannya di Aula Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2014).

"Proses peninjauan kembali itu saya harapkan melalui prosedur dan mekanisme yang diatur oleh undang-undang, dan saya meminta Pertamina bersama menteri terkait agar ditinjau 1x24 jam," kata SBY usai memimpin rapat terbatas.

SBY memahami bahwa kenaikan harga elpiji nonsubsidi merupakan kewenangan Pertamina, namun pemerintah tak bisa lepas tangan dampak sosial dan ekonomi yang timbul setelah adanya kenaikan tersebut.

"Kebijakan tentang harga elpiji yang tidak disubsidi memang menjadi domain Pertamina, namun pemerintah memiliki kewajiban secara utuh dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan akibat kenaikan harga elpiji yang oleh masyarakat dinilai terlalu tinggi," tegasnya.

Agar evaluasi ulang dapat terlaksana tepat waktu, Ketua Umum Partai Demokrat ini pun menginstruksikan kepada Pertamina agar berkonsultasi dengan pihak terkait termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melansir kerugian mereka mencapai Rp7,7 triliun.

"Saya mengundang BPK untuk konsultasi dengan pemerintah yang dalam hal ini akan dilakukan para menteri dengan pimpinan Pertamina, tentu dengan pihak BPK agar solusi tetap sesuai dengan hasil audit dan rekomendasi BPK, saya harap konsultasi itu bisa besok pagi tanggal 6 Januari 2014," jelasnya.

"Saya harap konsultasi rampung besok pagi. Prinsip yang pemerintah pilih, dalam hal kebijakan elpiji 12 kilogram ini adalah Pertamina dan negara tidak terus dirugikan apalagi dengan jumlah yang besar, namun penyesuaian harga harus mempertimbangkan kemampuan dan daya beli masyarakat," tambahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
45 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved