OJK mulai awasi aset perbankan Sulampua Rp239 T

Senin, 06 Januari 2014 - 09:25 WIB
OJK mulai awasi aset...
OJK mulai awasi aset perbankan Sulampua Rp239 T
A A A
Sindonews.com - Seiring penyerahan fungsi pengaturan, perizinan, dan pengawasan perbankan dari Bank Indonesia (BI) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 1 Januari 2014, OJK Regional VI mengawasi aset perbankan umum sekitar Rp239,52 triliun di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Kepala Regional VI OJK Sulampua Hendrikus Ivo mengatakan, secara umum tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank di wilayah Sulampua cukup baik. Ini terlihat dari komposisi dana yang dihimpun yang masih didominasi oleh jenis tabungan.

Per November 2013, dana pihak ketiga (DPK) perbankan yang berhasil dihimpun di Sulampua mencapai Rp157,82 triliun. Kontribusi terbesar disumbang oleh tabungan dengan share 51,69 persen atau senilai Rp81,57 triliun.

Kemudian disusul giro dengan kontribusi 24,67 persen atau senilai Rp38,9 triliun, serta deposito senilai Rp37,30 triliun dengan kontribusi 23,64 persen. Hanya saja, sebut dia, pertumbuhan DPK harus lebih digenjot lagi.

"Ini juga menjadi bagian dari tugas kami (OJK) bagaimana agar raihan DPK lebih ditingkatkan," ungkapnya, Minggu (5/1/2014).

Sebab loan to deposit ratio (LDR) perbankan yang masih di atas 100 persen. Kucuran kredit tercatat jauh di atas DPK yakni senilai Rp190,62 triliun. Salah satu cara yang dilakukan, yakni fokus pada fungsinya sebagai literasi keuangan berupa edukasi dan sosialisasi jasa keuangan terhadap perbankan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
6 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
7 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
7 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
7 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved