Revisi harga elpiji 12 kg diklaim tekan inflasi

Senin, 06 Januari 2014 - 14:30 WIB
Revisi harga elpiji...
Revisi harga elpiji 12 kg diklaim tekan inflasi
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri menyambut baik penurunan harga elpiji 12 kilogram (kg) menjadi Rp1.000 per kg dari sebelumnya Rp3.959 per kg akan jauh menurunkan potensi inflasi.

Sebelumnya, apabila harga elpiji 12 kg dipertahankan sebesar Rp3.959 per kg, maka akan menimbulkan inflasi 0,13 persen pada Januari dan 0,5 persen sepanjang 2014.

"Kalau naiknya cuma Rp1.000 (per kilogram) efek inflasinya harusnya lebih rendah dari sebelumnya, kan hampir Rp4.000 per kilogram," ujar Chatib di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (6/1/2014).

Chatib juga kembali menegaskan pemerintah tidak akan menyubsidi harga elpiji 12 kg, pasalnya elpiji 12 kg sudah diproyeksikan menjadi komoditas berdasarkan harga keekonomian dan pemerintah sudah menyubsidi elpiji 3 kg.

"Dan juga besaran elpiji 12 kg hanya sebesar 17 persen dari seluruh gas tabung, dan yang terbesar tetap yang disubsidi pemerintah yaitu 3 kg sebesar 83 persen," lanjut Chatib.

Karena itu, dikarenakan harga elpiji 12 kg ini ditentukan oleh perseroan. Maka dia meminta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan dilakukan oleh Pemerintah dapat memutuskan dengan baik penurunan harga tabung gas ini.

"Karena akan berdampak kepada hajat hidup orang banyak terutama yang menggunakan 3 kilogram dapat terpengaruh," pungkas Menkeu.

Setelah sempat meresahkan masyarakat Indonesia, pemerintah akhirnya menginstruksikan PT Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga elpiji 12 kg. Alhasil, jika sebelumnya Pertamina menaikan harga elpiji 12 kg sebesar Ro3.959 per kg, atau menjadi Rp117.708 per tabung, maka besaran kenaikan itu diperkecil, atau harganya kembali diturunkan. "Naiknya jadi Rp1.000 per kg, mulai pukul 00.000 tengah malam nanti," kata Dahlan.

Dengan kenaikan harga Rp1.000 per kg, maka harga elpiji 12 kg akan menjadi Rp6.850 per kg (mengacu kepada harga berlaku yang ditetapkan pada Oktober 2009 yaitu Rp5.850 per kg). Dengan demikian, harga elpiji 12 kg akan menjadi sekitar Rp82.200 per tabung.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
3 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
4 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Jumat 12 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved