Return reksa dana saham diproyeksi 9-12%
Selasa, 07 Januari 2014 - 14:33 WIB
Return reksa dana saham diproyeksi 9-12%
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan data dari PT Infovesta Utama, kinerja rata-rata reksa dana saham dalam Infovesta Equity Fund Index sepanjang 2013 tercatat minus 3,66 persen.
Analis Riset PT Infovesta Utama, Vilia Wati mengatakan, kinerja rata-rata reksa dana saham (Infovesta equity fund index) sepanjang 2013 tercatat negatif akibat koreksi yang terjadi pada bursa saham. Selama periode tersebut, kinerja IHSG tercatat sebesar -0,98 persen.
Menurutnya, dari ke 96 produk reksa dana saham yang tercatat di Infovesta, tercatat hanya 25 reksa dana saham yang mencetak kinerja positif. Dengan urutan teratas, reksa dana kelolaan PT Corfina Capital bertajuk Grow 2 Prosper, di urutan kedua dan ketiga adalah produk reksa dana kelolaan PT Pratama Capital Assets Management, yakni Pratama Equity dan Pratama Saham.
"Apabila dilihat per produknya, mayoritas reksa dana saham mencatatkan kinerja negatif di 2013," ujar Vilia kepada Koran Sindo, Selasa (7/1/2014).
Dia mengatakan, hal ini dikarenakan berbagai sentimen negatif yang melanda bursa saham. Meski demikian, beberapa produk reksa dana saham mampu mencatatkan kinerja yang positif lantaran ditopang oleh strategi Manajer Investasi. Salah satunya pemilihan sektor saham yang tepat karena kinerja beberapa indeks sektoral masih tercatat positif hingga akhir 2013.
Sementara, untuk kinerja reksa dana saham sendiri, pihaknya memproyeksikan secara rata-rata reksa dana saham berpotensi memberikan imbal hasil sebesar 9 persen sampai 12 persen sepanjang tahun ini.
Analis Riset PT Infovesta Utama, Vilia Wati mengatakan, kinerja rata-rata reksa dana saham (Infovesta equity fund index) sepanjang 2013 tercatat negatif akibat koreksi yang terjadi pada bursa saham. Selama periode tersebut, kinerja IHSG tercatat sebesar -0,98 persen.
Menurutnya, dari ke 96 produk reksa dana saham yang tercatat di Infovesta, tercatat hanya 25 reksa dana saham yang mencetak kinerja positif. Dengan urutan teratas, reksa dana kelolaan PT Corfina Capital bertajuk Grow 2 Prosper, di urutan kedua dan ketiga adalah produk reksa dana kelolaan PT Pratama Capital Assets Management, yakni Pratama Equity dan Pratama Saham.
"Apabila dilihat per produknya, mayoritas reksa dana saham mencatatkan kinerja negatif di 2013," ujar Vilia kepada Koran Sindo, Selasa (7/1/2014).
Dia mengatakan, hal ini dikarenakan berbagai sentimen negatif yang melanda bursa saham. Meski demikian, beberapa produk reksa dana saham mampu mencatatkan kinerja yang positif lantaran ditopang oleh strategi Manajer Investasi. Salah satunya pemilihan sektor saham yang tepat karena kinerja beberapa indeks sektoral masih tercatat positif hingga akhir 2013.
Sementara, untuk kinerja reksa dana saham sendiri, pihaknya memproyeksikan secara rata-rata reksa dana saham berpotensi memberikan imbal hasil sebesar 9 persen sampai 12 persen sepanjang tahun ini.
(izz)
Lihat Juga :