Harga minyak di perdagangan Asia lebih tinggi

Rabu, 08 Januari 2014 - 14:09 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia lebih tinggi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia lebih tinggi, karena dealer duduk di sela-sela jelang laporan stok Amerika Serikat (AS) dan cuaca dingin yang melanda Amerika Utara ikut memberikan dukungan kuat.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik 29 sen menjadi USD93,96 pada pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Februari naik delapan sen menjadi USD107,43 per barel.

"Pasar baru saja menarik sedikit pada tahap ini, setelah beberapa hari penurunan curam untuk (harga) WTI," kata Ric Spooner, kepala analis pasar CMC Markets, Sydney, seperti dilansir dari AFP, Rabu (8/1/2014).

Perkiraan dari 11 analis yang disurvei Wall Street Journal menunjukkan, persediaan minyak AS diproyeksikan jatuh rata-rata 600.000 barel dalam sepekan hingga 3 Januari 2014.

Tingkat persediaan AS dipantau tajam investor karena merupakan indikator permintaan sebagai ekonomi dan konsumen minyak terbesar di dunia.

Harga juga didukung dorongan permintaan bahan bakar pemanas menyusul cuaca dingin yang melanda Amerika Utara. Dimana Kanada dan semua negara bagian AS, termasuk Hawaii mencatat suhu di bawah titik beku pada Selasa (7/1/2014).

Penurunan drastis dalam suhu telah dikaitkan dengan pergeseran pola cuaca yang dikenal sebagai "pusaran kutub", bertepatan dengan angin dingin di seluruh pesisir timur.

Spooner menyebutkan, cuaca buruk berkepanjangan bisa memberikan tekanan pada harga karena seluruh perekonomian kehilangan produksi akibat layanan terganggu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
45 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved