Rupiah berakhir menguat ke Rp12.193/USD
Kamis, 09 Januari 2014 - 16:54 WIB
Rupiah berakhir menguat ke Rp12.193/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup menguat seiring berhasil bertahannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup di level Rp12.193 per USD. Posisi ini terapresiasi 42 poin dari penutupan hari kemarin di level Rp12.235 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp12.248 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp12.158 per USD dan terlemah di level Rp12.260 per USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik di level Rp12.234 per USD, dengan kisaran harian Rp12.230-12.260 per USD. Posisi itu mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.235 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.241 per USD. Posisi sore ini melemah 3 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.238 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.263 per USD atau terdepresiasi 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.229 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah pada sore ini didukung bertahannya IHSG di zona hijau dan ditahanya suku bunga acuan (BI Rate) oleh Bank Indonesia pada level 7,5 persen seiring potensi melambatnya inflasi tahun ini.
"Ini cenderung membatasi aktivitas di pasar keuangan dalam negeri untuk sementara waktu," kata dia, Kamis (9/1/2014).
Selain itu, posisi rupiah juga didukung naiknya cadangan devisa bulan Desember 2013 menjadi USD99,4 miliar dibanding bulan sebelumnya USD97 miliar.
Sementara IHSG hari keempat pekan ini berhasil ditutup melanjutkan penguatan di zona hijau. IHSG naik tipis 0,63 poin atau 0,01 persen ke level 4.201,22.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini ditutup di level Rp12.193 per USD. Posisi ini terapresiasi 42 poin dari penutupan hari kemarin di level Rp12.235 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp12.248 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp12.158 per USD dan terlemah di level Rp12.260 per USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik di level Rp12.234 per USD, dengan kisaran harian Rp12.230-12.260 per USD. Posisi itu mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.235 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.241 per USD. Posisi sore ini melemah 3 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.238 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.263 per USD atau terdepresiasi 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.229 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah pada sore ini didukung bertahannya IHSG di zona hijau dan ditahanya suku bunga acuan (BI Rate) oleh Bank Indonesia pada level 7,5 persen seiring potensi melambatnya inflasi tahun ini.
"Ini cenderung membatasi aktivitas di pasar keuangan dalam negeri untuk sementara waktu," kata dia, Kamis (9/1/2014).
Selain itu, posisi rupiah juga didukung naiknya cadangan devisa bulan Desember 2013 menjadi USD99,4 miliar dibanding bulan sebelumnya USD97 miliar.
Sementara IHSG hari keempat pekan ini berhasil ditutup melanjutkan penguatan di zona hijau. IHSG naik tipis 0,63 poin atau 0,01 persen ke level 4.201,22.
(rna)