IHSG parkir di zona hijau didukung aksi beli
Jum'at, 10 Januari 2014 - 11:34 WIB
IHSG parkir di zona hijau didukung aksi beli
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir sesi I hari terakhir pekan ini mendarat di zona hijau. IHSG naik 28,6 poin atau 0,68 persen ke level 4.229,81 didorong aksi beli asing.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi 1,84 poin atau 0,04 persen ke level 4.199,38 karena terimbas terkoreksinya mayoritas saham di Wall Street dan melemahnya bursa Asia.
Sementara IHSG kemarin berhasil menguat tipis 0,63 poin atau 0,01 persen ke level 4.201,22 didukung data makro ekonomi yang positif, seperti naiknya cadangan devisa Indonesia dan dipertahankannya suku bunga acuan BI di level 7,5 persen.
Penguatan IHSG kemarin di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia bergerak variatif.
Indeks Hang Seng naik 72,04 poin atau 0,32 persen ke 22.859,33, Shanghai turun 10,01 poin atau 0,50 persen ke 2.017,61; Nikkei menguat 17,77 poin atau 0,11 persen ke 15.898,10 dan Straits Times naik 5,77 poin atau 0,18 persen ke 3.151,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,03 triliun dengan 1,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp68,20 miliar. Tercatat sebanyak 143 saham naik, 106 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Sektor saham siang ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar yang naik 2,06 persen. Sedangkan yang melemah sektor perkebunan dan aneka industri, yang masing-masing turun 2,33 persen dan 0,46 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp130 ke level Rp4.410, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat Rp25 ke level Rp5.025 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp25 ke level Rp6.600.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 ke level Rp24.700, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp25 ke level Rp6.750 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 ke level Rp5.050.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi 1,84 poin atau 0,04 persen ke level 4.199,38 karena terimbas terkoreksinya mayoritas saham di Wall Street dan melemahnya bursa Asia.
Sementara IHSG kemarin berhasil menguat tipis 0,63 poin atau 0,01 persen ke level 4.201,22 didukung data makro ekonomi yang positif, seperti naiknya cadangan devisa Indonesia dan dipertahankannya suku bunga acuan BI di level 7,5 persen.
Penguatan IHSG kemarin di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia bergerak variatif.
Indeks Hang Seng naik 72,04 poin atau 0,32 persen ke 22.859,33, Shanghai turun 10,01 poin atau 0,50 persen ke 2.017,61; Nikkei menguat 17,77 poin atau 0,11 persen ke 15.898,10 dan Straits Times naik 5,77 poin atau 0,18 persen ke 3.151,18.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,03 triliun dengan 1,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp68,20 miliar. Tercatat sebanyak 143 saham naik, 106 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Sektor saham siang ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar yang naik 2,06 persen. Sedangkan yang melemah sektor perkebunan dan aneka industri, yang masing-masing turun 2,33 persen dan 0,46 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp130 ke level Rp4.410, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat Rp25 ke level Rp5.025 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp25 ke level Rp6.600.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 ke level Rp24.700, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp25 ke level Rp6.750 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 ke level Rp5.050.
(rna)
Lihat Juga :