Ikuti IHSG, rupiah ditutup menguat
Jum'at, 10 Januari 2014 - 16:20 WIB
Ikuti IHSG, rupiah ditutup menguat
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore hari ini berakhir menguat seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan pekan ini.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.162 per USD. Posisi sore ini menguat 31 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp12.193 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.220 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp12.159 per USD dan terlemah di level Rp12.240 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.181 per USD. Posisi ini juga lebih baik 60 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik di level Rp12.162 per USD, dengan kisaran harian Rp12.161-12.198 per USD. Posisi itu positif 72 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.234 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.197 per USD atau terapresiasi 66 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.229 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi pergerakan IHSG yang berakhir di zona hijau, meski pada awal perdagangan sempat memerah dan memberi tekanan terhadap rupiah.
Selain itu, laju rupiah juga merespon dipertahankannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) pada level 7,5 persen dan cadangan devisa Desember yang meningkat menjadi USD99,4 miliar dibanding bulan sebelumnya USD97 miliar.
"BI terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai dengan fundamentalnya," kata dia, Jumat (10/1/2014).
Sementara IHSG hari ini ditutup di zona positif didukung aksi beli asing. IHSG melonjak 53,75 poin atau 1,28 persen ke level 4.254,97.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,87 triliun dengan 3,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp95,03 miliar. Tercatat sebanyak 173 saham naik, 117 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.162 per USD. Posisi sore ini menguat 31 poin dibanding penutupan hari kemarin di level Rp12.193 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.220 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp12.159 per USD dan terlemah di level Rp12.240 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.181 per USD. Posisi ini juga lebih baik 60 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik di level Rp12.162 per USD, dengan kisaran harian Rp12.161-12.198 per USD. Posisi itu positif 72 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.234 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.197 per USD atau terapresiasi 66 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.229 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi pergerakan IHSG yang berakhir di zona hijau, meski pada awal perdagangan sempat memerah dan memberi tekanan terhadap rupiah.
Selain itu, laju rupiah juga merespon dipertahankannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) pada level 7,5 persen dan cadangan devisa Desember yang meningkat menjadi USD99,4 miliar dibanding bulan sebelumnya USD97 miliar.
"BI terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai dengan fundamentalnya," kata dia, Jumat (10/1/2014).
Sementara IHSG hari ini ditutup di zona positif didukung aksi beli asing. IHSG melonjak 53,75 poin atau 1,28 persen ke level 4.254,97.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,87 triliun dengan 3,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp95,03 miliar. Tercatat sebanyak 173 saham naik, 117 saham melemah dan 89 saham stagnan.
(rna)