Rupiah ditutup menguat ke Rp12.050/USD
Senin, 13 Januari 2014 - 16:25 WIB
Rupiah ditutup menguat ke Rp12.050/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini melanjutkan penguatan seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik signifikan pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.050 per USD. Posisi ini menguat 112 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.162 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.140 per USD. Posisi rupiah terkuat berada di level Rp12.031 per USD, sedangkan terlemah di level Rp12.140 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.047 per USD atau terapresiasi signifikan 150 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.197 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore hari ini diperdagangkan pada level Rp12.105 per USD. Posisi ini lebih baik 135 poin dibanding penutupan Jumat (10/1/2014) di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.102 per USD, dengan kisaran harian di level Rp12.025-12.160 per USD. Posisi ini positif 60 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp12.162 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan,laju rupiah hari ini didukung menguatnya IHSG yang ditutup menguat tajam.
"Menguatnya IHSG berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Senin (13/1/2014).
Selain itu, sentimen rilis data tenaga kerja (nonfarm payrolls) di Amerika Serikat (AS) yang dibawah ekspektasi pengamat pasar keuangan menekan USD dan membuat mata uang domestik menguat.
Pada akhir pekan lalu, data tenaga kerja AS bulan Desember 2013 hanya 74 ribu. Ini merupakan angka terkecil sejak Januari 2011 dan jauh dibawah ekspektasi sebanyak 196 ribu.
Sementara IHSG sore ini ditutup melesat 135,80 poin atau 3,19 persen ke level 4.390,77 didukung ramainya aksi beli asing.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,91 triliun dengan 6,13 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,94 triliun. Tercatat sebanyak 223 saham naik, 93 saham melemah dan 76 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.050 per USD. Posisi ini menguat 112 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.162 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.140 per USD. Posisi rupiah terkuat berada di level Rp12.031 per USD, sedangkan terlemah di level Rp12.140 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.047 per USD atau terapresiasi signifikan 150 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.197 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore hari ini diperdagangkan pada level Rp12.105 per USD. Posisi ini lebih baik 135 poin dibanding penutupan Jumat (10/1/2014) di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.102 per USD, dengan kisaran harian di level Rp12.025-12.160 per USD. Posisi ini positif 60 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp12.162 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan,laju rupiah hari ini didukung menguatnya IHSG yang ditutup menguat tajam.
"Menguatnya IHSG berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah hari ini," kata dia, Senin (13/1/2014).
Selain itu, sentimen rilis data tenaga kerja (nonfarm payrolls) di Amerika Serikat (AS) yang dibawah ekspektasi pengamat pasar keuangan menekan USD dan membuat mata uang domestik menguat.
Pada akhir pekan lalu, data tenaga kerja AS bulan Desember 2013 hanya 74 ribu. Ini merupakan angka terkecil sejak Januari 2011 dan jauh dibawah ekspektasi sebanyak 196 ribu.
Sementara IHSG sore ini ditutup melesat 135,80 poin atau 3,19 persen ke level 4.390,77 didukung ramainya aksi beli asing.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,91 triliun dengan 6,13 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,94 triliun. Tercatat sebanyak 223 saham naik, 93 saham melemah dan 76 saham stagnan.
(rna)