Tiga sektor ini dukung penguatan IHSG
Senin, 13 Januari 2014 - 16:52 WIB
Tiga sektor ini dukung penguatan IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini berakhir naik tajam 135,80 poin atau 3,19 persen ke level 4.390,77. Naiknya IHSG didukung ramainya aksi beli asing dan menguatnya mayoritas sektor saham.
Dikutip dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), tiga sektor yang mendukung penguatan IHSG hari ini, yakni properti yang melesat 5,68 persen, keuangan naik 5,1 persen dan industri dasar menguat 4,19 persen.
Sektor lainnya yang mendukung penguatan IHSG adalah manufaktur yang meningkat 3,12 persen, industri dasar melonjak 3 persen, konsumer positif 2,58 persen dan infrastruktur bertambah 2,17 persen, tambang naik 0,99 persen dan perdagangan menguat 0,8 persen.
Sementara satu-satunya sektor yang melemah di tengah penguatan mayoritas sektor saham di Bursa adalah perkebunan. Sore ini, sektor perkebunan melemah 0,11 persen.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,91 triliun dengan 6,13 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,94 triliun. Tercatat sebanyak 223 saham naik, 93 saham melemah dan 76 saham stagnan.
Saham yang tercatat mengalami kenaikan tertinggi adalah PT Astra International Tbk (ASII) yang terkerek Rp250 ke Rp7.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp250 ke Rp25.150 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) bertambah Rp75 menjadi Rp6.975.
Sedangkan saham yang mengalami koreksi terdalam, yakni PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp400 ke Rp5.400, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) susut Rp140 menjadi Rp440 dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) jatuh Rp75 menjadi Rp2.200.
Dikutip dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), tiga sektor yang mendukung penguatan IHSG hari ini, yakni properti yang melesat 5,68 persen, keuangan naik 5,1 persen dan industri dasar menguat 4,19 persen.
Sektor lainnya yang mendukung penguatan IHSG adalah manufaktur yang meningkat 3,12 persen, industri dasar melonjak 3 persen, konsumer positif 2,58 persen dan infrastruktur bertambah 2,17 persen, tambang naik 0,99 persen dan perdagangan menguat 0,8 persen.
Sementara satu-satunya sektor yang melemah di tengah penguatan mayoritas sektor saham di Bursa adalah perkebunan. Sore ini, sektor perkebunan melemah 0,11 persen.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,91 triliun dengan 6,13 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,94 triliun. Tercatat sebanyak 223 saham naik, 93 saham melemah dan 76 saham stagnan.
Saham yang tercatat mengalami kenaikan tertinggi adalah PT Astra International Tbk (ASII) yang terkerek Rp250 ke Rp7.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp250 ke Rp25.150 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) bertambah Rp75 menjadi Rp6.975.
Sedangkan saham yang mengalami koreksi terdalam, yakni PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp400 ke Rp5.400, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) susut Rp140 menjadi Rp440 dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) jatuh Rp75 menjadi Rp2.200.
(rna)
Lihat Juga :