Pertamina enggan komentari isu akuisisi PGN
Selasa, 14 Januari 2014 - 15:49 WIB
Pertamina enggan komentari isu akuisisi PGN
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) enggan mengomentari isu pengambilalihan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) seperti yang dihembuskan dari berbagai pihak akhir-akhir ini.
VP Coporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyebut sumber-sumber isu pengambilalihan tersebut bukanlah sumber resmi dan tidak perlu dikomentari.
"Sebagai juru bicara resmi Pertamina, saya tidak bisa mengomentari sumber yang tidak resmi," kata Ali di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (14/1/2013).
Meski belum mau mengomentari lebih jauh, Ali berjanji akan memberikan komentarnya apabila ada sesuatu yang resmi dilakukan Pertamina terkait wacana akuisisi tersebut.
"Yang pasti saya akan komentar kalau memang ada perkembangan. Tapi saat ini komentarnya dari sumber enggak resmi, jadi saya enggak bisa komentar," ujar Ali.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah menyetujui opsi Pertamina mengakuisisi PGN dan meminta secepatnya dibuat analisa dan kajian atas aksi korporasi tersebut.
Hal itu tertuang dalam risalah rapat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bersama Dewan Direksi dan Komisaris Pertamina yang salinannya diperoleh wartawan di Jakarta, Minggu (12/1/2014).
Selain Dahlan, rapat yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (7/1/2014) dihadiri oleh Deputi Kementerian BUMN Dwiyanti Tjahjaningsih, Dirut Pertamina Karen Agustiawan dan Komisaris Utama Pertamina Sugiharto.
Hadir pula Komisaris Pertamina antara lain, Bambang Brodjonegoro, Edy Hermantoro, dan Mahmuddin Yasin serta sejumlah Direktur Pertamina seperti Hari Karyuliarto dan Hanung Budya.
VP Coporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyebut sumber-sumber isu pengambilalihan tersebut bukanlah sumber resmi dan tidak perlu dikomentari.
"Sebagai juru bicara resmi Pertamina, saya tidak bisa mengomentari sumber yang tidak resmi," kata Ali di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (14/1/2013).
Meski belum mau mengomentari lebih jauh, Ali berjanji akan memberikan komentarnya apabila ada sesuatu yang resmi dilakukan Pertamina terkait wacana akuisisi tersebut.
"Yang pasti saya akan komentar kalau memang ada perkembangan. Tapi saat ini komentarnya dari sumber enggak resmi, jadi saya enggak bisa komentar," ujar Ali.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah menyetujui opsi Pertamina mengakuisisi PGN dan meminta secepatnya dibuat analisa dan kajian atas aksi korporasi tersebut.
Hal itu tertuang dalam risalah rapat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bersama Dewan Direksi dan Komisaris Pertamina yang salinannya diperoleh wartawan di Jakarta, Minggu (12/1/2014).
Selain Dahlan, rapat yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (7/1/2014) dihadiri oleh Deputi Kementerian BUMN Dwiyanti Tjahjaningsih, Dirut Pertamina Karen Agustiawan dan Komisaris Utama Pertamina Sugiharto.
Hadir pula Komisaris Pertamina antara lain, Bambang Brodjonegoro, Edy Hermantoro, dan Mahmuddin Yasin serta sejumlah Direktur Pertamina seperti Hari Karyuliarto dan Hanung Budya.
(izz)
Lihat Juga :