Produksi CPO AALI 2013 tumbuh 4,2%

Rabu, 15 Januari 2014 - 10:25 WIB
Produksi CPO AALI 2013...
Produksi CPO AALI 2013 tumbuh 4,2%
A A A
Sindonews.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hingga akhir 2013 mencatat kenaikan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) menjadi 1,54 juta ton dibanding 2012 sebanyak 1,48 juta ton.

"Produksi CPO AALI sepanjang tahun 2013 tumbuh 4,2 persen dibanding produksi CPO AALI tahun 2012," kata Investor Relations AALI Rudy Limardjo dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/1/2014).

Kendati demikian, menurut dia, naiknya produksi CPO perseroan tersebut tidak dibarengi dengan naiknya produksi tandan buah segar (TBS). Pada periode Januari-Desember 2013, produksi TBS perseroan tercatat turun 6,8 persen menjadi 5,12 juta ton dibanding tahun sebelumnya sebanyak 5,5 juta ton.

Yield rata-rata TBS sepanjang 12 bulan anjlok 11,7 persen menjadi 20,71 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 23,45 persen. Adapun, semua kebun perseroan mencatat penurunan produksi TBS.

Produksi TBS di kebun wilayah Sumatera menyusut 6,0 persen dari 2,33 juta ton menjadi 2,19 juta ton, wilayah Kalimantan berkurang 8,5 persen menjadi 2,01 juta ton dari 2,2 juta ton. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Sulawesi, yang mengalami penurunan 4,8 persen dari 963.920 ton menjadi 917.963 ton.

Sementara produksi TBS sepanjang 12 bulan tahun lalu dikontribusi dari Sumatera sebesar 42,8 persen, Kalimantan sekitar 39,3 persen dan Sulawesi 17,9 persen.

Produksi TBS olah meningkat 4 persen menjadi 6,89 juta ton dibanding akhir Desember 2012 sebanyak 6,62 juta ton. Namun, produksi TBS dari kebun inti menurun 7,3 persen menjadi 3,71 juta ton dari sebelumnya 4 juta ton, sedangkan dari kebun eksternal meningkat 21,3 persen menjadi 3,18 juta ton dari 2,62 juta ton.

Produksi komoditas kebun perseroan lainnya, kernel pada akhir tahun lalu tercatat meningkat 1,6 persen menjadi 328.141 ton dari tahun sebelumnya sebanyak 323.051 ton.

Berdasarkan laporan Oil World, Indonesia sejak 2006 menjadi produsen CPO terbesar di dunia dengan produksi mencapai 16,05 juta. Produksi itu di atas Malaysia sebanyak 15,88 juta ton. Bersama Malaysia, Indonesia menguasai lebih dari 85 persen produksi CPO dunia.

Permintaan CPO dunia dalam lima tahun terakhir, rata-rata tumbuh 5,2 persen. Pada 2012, konsumsi CPO dunia mencapai 52,15 juta ton atau naik 7 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 48,73 juta ton.

Pada 2013, konsumsi CPO diperkirakan mencapai 56,95 juta ton atau naik 9,2 persen dibanding 2012. Angka itu melebih target produksi CPO yang dihasilkan sebesar 56,32 juta ton.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kuartal I/2020, Astra...
Kuartal I/2020, Astra Agro Cetak Laba Bersih Rp371 Miliar
Ciptakan Astemic, Astra...
Ciptakan Astemic, Astra Agro Terus Menggali Potensi Pupuk Non Kimia
Soal Rencana Pemblokiran...
Soal Rencana Pemblokiran Pasokan ke Nestle, Begini Tanggapan Astra Agro
Astra Agro Tegaskan...
Astra Agro Tegaskan Komitmen Sustainability
Bantu Pendidikan Warga...
Bantu Pendidikan Warga Sekitar, PT ANA Lakukan Sejumlah Langkah
Berita Terkini
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
6 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
1 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
4 jam yang lalu
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
4 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved