SBY minta wirausaha muda siap hadapi tantangan
Rabu, 15 Januari 2014 - 13:02 WIB
SBY minta wirausaha muda siap hadapi tantangan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, bahwa di masa depan pergerakan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak lagi hanya terpusat di Pulau Jawa, melainkan meluas ke pulau-pulau lainnya di tanah air.
"Pergerakan ekonomi dulu hanya terjadi di Pulau Jawa, sekarang sudah di luar Jawa," paparnya dalam Pidato di hadapan ribuan peserta dan pengunjung yang hadir dalam perhelatan akbar Wirausaha Muda Mandiri Expo 2014 yang digelar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).
Menurutnya, dengan semakin luasnya jangkauan pertumbuhan ekonomi tersebut, maka diharapkan dapat membuka peluang baru dan memotivasi para pelaku usaha untuk selalu menciptakan kreasi-kreasi baru, demi kemajuan dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
"Iptek Indonesia semakin baik. Jika teknologi didatangkan, ini akan lebih baik. Indonesia orang-orangnya juga kreatif. Jika semua ini disatukan akan memberikan nilai ekonomi yang tinggi," imbuhny.
Selain peluang dan luasnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional, SBY juga mengingatkan, bahwa di setiap peluang tentu ada tantangan. Salah satunyam pertumbuhan kelompok masyarakat kelas ekonomi menengah (middle class) yang terus meningkat.
Dampak yang lalu akan muncul adalah jumlah barang jasa yang dibutuhkan akan semakin besar di masa yang akan datang. Jika tantangan tersebut tidak dapat dipenuhi dengan baik, maka Indonesia akan dibanjiri produk asing sebagai konsekuensi tidak terpenuhinya permintaan barang dan jasa dari dalam negeri.
"Jangan lupa tahun lalu jumlah masyarakat middle class 50 juta orang. Mendekati 2013, ini akan menjadi 125 juta. Artinya, mereka memerlukan barang dan jasa yang jauh lebih banyak dengan kualitas lebih baik," tegas dia.
"Pergerakan ekonomi dulu hanya terjadi di Pulau Jawa, sekarang sudah di luar Jawa," paparnya dalam Pidato di hadapan ribuan peserta dan pengunjung yang hadir dalam perhelatan akbar Wirausaha Muda Mandiri Expo 2014 yang digelar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).
Menurutnya, dengan semakin luasnya jangkauan pertumbuhan ekonomi tersebut, maka diharapkan dapat membuka peluang baru dan memotivasi para pelaku usaha untuk selalu menciptakan kreasi-kreasi baru, demi kemajuan dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
"Iptek Indonesia semakin baik. Jika teknologi didatangkan, ini akan lebih baik. Indonesia orang-orangnya juga kreatif. Jika semua ini disatukan akan memberikan nilai ekonomi yang tinggi," imbuhny.
Selain peluang dan luasnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional, SBY juga mengingatkan, bahwa di setiap peluang tentu ada tantangan. Salah satunyam pertumbuhan kelompok masyarakat kelas ekonomi menengah (middle class) yang terus meningkat.
Dampak yang lalu akan muncul adalah jumlah barang jasa yang dibutuhkan akan semakin besar di masa yang akan datang. Jika tantangan tersebut tidak dapat dipenuhi dengan baik, maka Indonesia akan dibanjiri produk asing sebagai konsekuensi tidak terpenuhinya permintaan barang dan jasa dari dalam negeri.
"Jangan lupa tahun lalu jumlah masyarakat middle class 50 juta orang. Mendekati 2013, ini akan menjadi 125 juta. Artinya, mereka memerlukan barang dan jasa yang jauh lebih banyak dengan kualitas lebih baik," tegas dia.
(izz)
Lihat Juga :