Wall Street kembali positif didukung kinerja perbankan
Kamis, 16 Januari 2014 - 08:47 WIB
Wall Street kembali positif didukung kinerja perbankan
A
A
A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat kembali ditutup menguat, dengan indeks S&P 500 berakhir pada rekor baru didukung kinerja positif Bank of America dan data ekonomi yang menunjukkan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).
Saham Bank of America Corp (BAC.N) naik 2,3 persen menjadi USD17,15 dan menjadi salah satu pendukung kenaikan terbesar indeks S&P 500 setelah bank AS terbesar kedua tersebut mencatat laba kuartalan melonjak hampir USD3 miliar.
Sebelumnya dua emiten lain, JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) juga membukukan laba di atas estimasi.
"Sejauh ini, kinerja perbankan cukup baik. Itu sangat positif bagi perekonomian," kata Chief Global Strategist JPMorgan Funds David Kelly seperti dilansir Reuters, Kamis (16/1/2014).
Sementara data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa indeks harga produsen secara musiman naik 0,4 persen pada bulan lalu. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni 2013. Indeks kondisi bisnis umum The Federal Reserve Bank of New York juga naik ke level tertinggi dalam 20 bulan.
Data tersebut memberi keyakinan kepada investor bahwa perekonomian mampu berdiri sendiri bahkan the Fed mulai memperlambat program stimulus besar-besaran, yang memberikan kontribusi positif terhadap pasar saham pada tahun lalu.
Semalam, Indeks Dow Jonesnaik 108,08 poin atau 0,66 persen menjadi 16.481,94; indeks S&P 500 naik 9,50 poin atau 0,52 persen menjadi 1.848,38 dan Nasdaq menguat 31,87 poin atau 0,76 persen menjadi 4.214,88.
Saham Bank of America Corp (BAC.N) naik 2,3 persen menjadi USD17,15 dan menjadi salah satu pendukung kenaikan terbesar indeks S&P 500 setelah bank AS terbesar kedua tersebut mencatat laba kuartalan melonjak hampir USD3 miliar.
Sebelumnya dua emiten lain, JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) juga membukukan laba di atas estimasi.
"Sejauh ini, kinerja perbankan cukup baik. Itu sangat positif bagi perekonomian," kata Chief Global Strategist JPMorgan Funds David Kelly seperti dilansir Reuters, Kamis (16/1/2014).
Sementara data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa indeks harga produsen secara musiman naik 0,4 persen pada bulan lalu. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni 2013. Indeks kondisi bisnis umum The Federal Reserve Bank of New York juga naik ke level tertinggi dalam 20 bulan.
Data tersebut memberi keyakinan kepada investor bahwa perekonomian mampu berdiri sendiri bahkan the Fed mulai memperlambat program stimulus besar-besaran, yang memberikan kontribusi positif terhadap pasar saham pada tahun lalu.
Semalam, Indeks Dow Jonesnaik 108,08 poin atau 0,66 persen menjadi 16.481,94; indeks S&P 500 naik 9,50 poin atau 0,52 persen menjadi 1.848,38 dan Nasdaq menguat 31,87 poin atau 0,76 persen menjadi 4.214,88.
(rna)
Lihat Juga :