SBY minta stabilitas harga pangan diprioritaskan
Kamis, 16 Januari 2014 - 13:20 WIB
SBY minta stabilitas harga pangan diprioritaskan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta jajaran Kementerian Perekonomian untuk menjaga stabilitas harga atau inflasi, terutama di sektor pangan.
"Jangan kita menunggu sampai harga bergejolak kembali, tapi mari pastikan ada kecukupan supply. Terutama sekali lagi, pangan," ujar SBY saat membuka rapat kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Dalam hal ini, dia berharap jajaran Kementerian Koordinator Perekonomian bisa menjadikan hal ini sebagai prioritas, dengan segala cara dan upaya.
Selain itu, SBY juga meminta agar jajaran Kementerian koordinator Perekonomian bisa menciptakan lapangan kerja baru guna mencegah terjadinya pengangguran.
"Berkaitan dengan itu saya berharap pembangunan infrastruktur yang sudah ada dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI) yang sebagian sudah berlangsung itu juga dapat dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan," katanya.
Ditambahkannya, dalam penyerapan lapangan pekerjaan memerlukan kontribusi sektor industri. "Tolong dua prioritas itulah yang perlu kita laksanakan bersama," ucapnya.
"Jangan kita menunggu sampai harga bergejolak kembali, tapi mari pastikan ada kecukupan supply. Terutama sekali lagi, pangan," ujar SBY saat membuka rapat kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Dalam hal ini, dia berharap jajaran Kementerian Koordinator Perekonomian bisa menjadikan hal ini sebagai prioritas, dengan segala cara dan upaya.
Selain itu, SBY juga meminta agar jajaran Kementerian koordinator Perekonomian bisa menciptakan lapangan kerja baru guna mencegah terjadinya pengangguran.
"Berkaitan dengan itu saya berharap pembangunan infrastruktur yang sudah ada dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI) yang sebagian sudah berlangsung itu juga dapat dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan," katanya.
Ditambahkannya, dalam penyerapan lapangan pekerjaan memerlukan kontribusi sektor industri. "Tolong dua prioritas itulah yang perlu kita laksanakan bersama," ucapnya.
(gpr)
Lihat Juga :