Indonesia akan krisis air, bukan lagi minyak

Kamis, 23 Januari 2014 - 17:46 WIB
Indonesia akan krisis...
Indonesia akan krisis air, bukan lagi minyak
A A A
Sindonews.com - Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedy S Priatna mengungkapkan, rendahnya kapasitas tampung air di Indonesia membuat Indonesia rawan didera banjir. Karenanya, diperlukan tempat penampungan sementara sebelum air tersebut kembali mengalir ke laut.

Saat ini, ungkapnya, pembangunan alat penampung air berupa dam tersebut memang menjadi prioritas. Sayangnya, ada beberapa masalah yang menghambat pembangunan dam tersebut.

"Lagi-lagi UUD, ujung-ujungnya duit, karena kebutuhannya besar, kita pernah ngitung kebutuhannya itu Rp4.000 triliun untuk bisa sampai seperti itu, untuk dam saja," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Kedua, adalah masalah pembebasan lahan yang makin sulit. Masalah selanjutnya, yakni berkaitan dengan kehutanan, karena hampir semua lokasi dam itu di kehutanan.

"Karena sumber air kan, nah bagaimana untuk mempercepat itu. Saya kira dam itu harus menjadi komitmen bersama, karena nanti kita tuh akan perang air, bukan lagi perang minyak, karena krisis air," jelas dia.

"Itulah sebabnya program ketahanan air akan masuk dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, ketahanan air ada khusus, termasuk pembangunan dam, dan juga pembangunan tanggul-tanggul, seperti juga giant sea wall, karena itu kan akan jadi kolam raksasa," imbuh dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved