RI diminta belajar kelola pangan dari Malaysia

Kamis, 23 Januari 2014 - 18:35 WIB
RI diminta belajar kelola...
RI diminta belajar kelola pangan dari Malaysia
A A A
Sindonews.com - Ekonom Indef, Hendri Saparini meminta pemerintah meniru langkah negara tetangga yaitu Malaysia yang berani menetapkan 24 komoditas pangan strategis untuk menjaga kerawanan pangan.

Dia juga mengatakan, program raskin tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat karena tidak semua penduduk Indonesia memakan nasi (beras).

"Malaysia berani menetapkan 24 komoditas pangan strategis. Sedangkan kita hanya beras saja dan disamaratakan," ujar Hendri di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Hal tersebut ditambah dengan tidak mampunya Bulog membeli harga beras petani dan harus di atas Harga Pembelian Pemerintah sebesar 30 persen.

"Jadi pemerintah harus mengendalikan harga dan suplai seluruh komoditas pangan. Sedangkan kita hanya dapat memenuhi suplai dan harga beras," imbuh dia.

Kemandirian pangan tersebut, tambah Hendri, merupakan kewajiban pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. "Harus ada peran pemerintah yang besar dalam mencapai kesejahteraan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
3 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
5 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
5 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
5 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
6 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved