Acset bidik kontrak baru Rp1,5 T

Jum'at, 24 Januari 2014 - 15:20 WIB
Acset bidik kontrak...
Acset bidik kontrak baru Rp1,5 T
A A A
Sindonews.com - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menargetkan perolehan kontrak baru sepanjang 2014 sebesar Rp1,5 triliun. Angka tersebut turun sekitar 7 persen dibanding realisasi 2013.

Target kontrak baru tersebut tetap bertumpu pada proyek-proyek swasta, seperti pembangunan gedung bertingkat dan apartemen.‬

“Target tersebut akan ditopang oleh pekerjaan jasa pondasi dan jasa konstruksi yang merupakan bisnis utama perseroan,” kata Direktur Keuangan Acset Indonusa Agustinus Hambadi di Jakarta, Jumat (24/1/2014).

Dia menjelaskan, realisasi kontrak baru perseroan pada 2013 mencapai Rp1,62 triliun. Raihan kontrak tersebut melebihi target awal perseroan sebesar Rp1,3 triliun.

‪Sementara itu, emiten konstruksi ini telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun ini sebesar Rp60 miliar.
Dana yang diperoleh dari berbagai sumber pendanaan tersebut akan digunakan untuk pembelian sejumlah alat berat dan kegiatan operasional lainnya.

‬“Sebagian besar untuk pembelian Alat-alat kerja sebagai penunjang dari bisnis perusahaan,” ujar dia.

Hingga kuartal III/2013, perseroan berhasil membukukan kenaikan laba bersih menjadi Rp46,99 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp29,09 miliar.

Naiknya laba tersebut didukung bertambahnya pendapatan usaha pada periode yang sama menjadi Rp589,96 miliar dari Rp384,96 miliar di kuartal III/2012.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
25 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved