JK: Pemerintah harus berani hapus subsidi

Senin, 27 Januari 2014 - 11:34 WIB
JK: Pemerintah harus...
JK: Pemerintah harus berani hapus subsidi
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perlu keberanian bagi pemimpin yang akan datang untuk menghapus subsidi yang berlangsung bertahun-tahun di Indonesia.

Menurutnya, walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia berjalan relatif bagus, namun subsidi yang terus dilakukan pemerintah merupakan dilema terbesar.

"Perlu ada keberanian untuk menghapus subsidi ini," ujar Jusuf Kalla saat menjadi pembicara di Hotel JW Marriott, Jakarta, Senin (27/1/2014).

Dia mengaku tidak yakin pemimpin yang akan datang tidak akan mampu mengubah hal ini. Kecuali melakukan satu hal yaitu pemimpin tersebut berani merombak APBN. "Orang boleh bicara semua hal tapi kalau kekuatan seperti infrastrukturnya kurang, akhirnya biayanya dari mana," imbuhnya.

JK mengatakan, sangat sulit bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan karena beban subsidi pemerintah dalam APBN sangat besar. Sesungguhnya hal tersebut membuat kebijakan-kebijakan pemerintah menjadi terhambat.

"APBN tahun ini sebesar Rp1.800 triliun hampir semua sudah habis, belanja wajib untuk pendidikan sebesar 20 persen, 15 persen untuk bayar utang dan transfer daerah, sedangkan untuk pembangunan tidak lebih dari 15 persen," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
30 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
37 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved