Cadangan batu bara di Kutai Timur hingga 2041

Selasa, 28 Januari 2014 - 14:54 WIB
Cadangan batu bara di...
Cadangan batu bara di Kutai Timur hingga 2041
A A A
Sindonews.com - PT Kaltim Prima Coal (KPC) mengatakan, jika batu bara di areal konsesi tambang batu bara milik mereka di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) belum habis hingga 2041.

Anak perusahaan PT Bumi Resources ini memiliki kontrak hanya sampai 2021. "Deposit batu bara masih ada sampai 2041. Sesuai UU yang berlaku, kami bisa mendapatkan perpanjangan kontrak 2x10 tahun," kata Superintendent Production Pit Jupiter PT KPC Muhammad Baqir kepada wartawan di Samarinda, Selasa (28/1/2014).

Salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar mendapatkan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara(PKP2B) sejak 1982. Pada 1992, perusahaan ini mulai beroperasi secara penuh.

Pada 2013, PT KPC memproduksi 53 juta ton batu bara. Dari usulan ke pemerintah, KPC berniat memproduksi hingga 70 juta ton. "Kami sempat mengajukan produksi kepada pemerintah hingga 70 juta ton batu bara. Namun karena ada faktor internal dan eksternal, produksi hingga 70 juta ton kami undur," ungkapnya.

Baqir menjelaskan, faktor internal yang belum siap salah satunya adalah belum selesainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menyuplai energi untuk operasi tambang. Sedangkan faktor eksternal paling berpengaruh adalah harga batu bara di pasaran dunia yang belum kompetitif.

PT KPC memegang konsesi tambang batu bara di Kabupaten Kutai Timur dengan luas 90 ribu hektare. Untuk 2014, PT KPC sudah mengajukan produksi sebesar 57 juta ton. Namun yang disetujui pemerintah sebesar 50,7 juta ton.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tanpa DMO Batu Bara,...
Tanpa DMO Batu Bara, Industri Semen hingga Tekstil Bakal Sempoyongan
ESDM Tolak Rencana Produksi...
ESDM Tolak Rencana Produksi Batu Bara 51 Perusahaan Sebanyak 7,8 Juta Ton
Batu Bara Kembali Diekspor...
Batu Bara Kembali Diekspor Secara Bertahap
Target Produksi Batu...
Target Produksi Batu Bara Nasional 2022 Capai 663 Juta Ton
Aksi Damai Protes Bisnis...
Aksi Damai Protes Bisnis Kotor Batubara
Transformasi Batubara...
Transformasi Batubara Menuju Energi Bernilai Tambah
Berita Terkini
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
22 menit yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
46 menit yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
1 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
1 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
1 jam yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
1 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved