Harga minyak di perdagangan global rebound

Selasa, 28 Januari 2014 - 20:25 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan global rebound
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan dunia rebound akibat bargain hunting setelah terjadi penurunan tajam dipicu gejolak di pasar keuangan global, karena para pedagang menunggu langkah stimulus Federal Reserve AS selanjutnya.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret bertambah 30 sen menjadi USD106,99 per barel dalam transaksi sore di London. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Maret, naik 61 sen menjadi USD96,33 per barel.

Minyak mentah berjangka jatuh kemarin, melacak kerugian besar di pasar ekuitas global, didorong oleh pendapatan perusahaan yang lemah dan ketidakpastian di negara berkembang.

Pasar keuangan juga telah terguncang oleh data aktivitas manufaktur China pada pekan lalu - konsumen energi terbesar di dunia dan pendorong utama pertumbuhan global.

"Pasar tetap gelisah dan suasana hati agak berhati-hati karena fokus pada kerja keras emerging market," kata pemberi pinjaman Perancis, Credit Agricole dalam catatannya, seperti dilansir dari AFP, Selasa (28/1/2014).

Kelly Teoh, strategi pasar IG Markets, Singapura mengungkapkan, investor juga menunggu hasil dari pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve AS yang dijadwalkan berakhir Rabu (waktu setempat).

Komite Pasar Terbuka Federal bank sentral AS (FOMC) secara luas diperkirakan akan memutuskan lebih lanjut pengurangan pembelian aset bulanan minimal sebesar USD10miliar, menjadi USD65 miliar.

Pada Desember lalu, FOMC mengatakan, akan mulai melakukan tapering stimulus sebesar USD10 miliar-USD75 miliar per bulan pada Januari.

Tapering off
pembelian aset Fed kemungkinan akan meningkatkan greenback, membuat minyak yang dihargakan dalam dolar (USD) lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.

Menurut Teoh, ada kemungkinan bahwa Fed bisa mengejutkan investor dengan memutuskan rencana pengurangan stimulus kembali mundur karena situasi di emerging market.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
19 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved