Selang tersambung, produksi minyak di JOB PPEJ normal

Jum'at, 31 Januari 2014 - 15:35 WIB
Selang tersambung, produksi...
Selang tersambung, produksi minyak di JOB PPEJ normal
A A A
Sindonews.com - Manajeman Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) memastikan bahwa FSO Cinta Natomas sudah dapat menerima pengiriman minyak mentah. Hal itu setelah terjadinya kecelakaan tumpahnya minyak mentah di perairan Tuban, Jawa Timur.

General Manager JOB PPEJ, Eddy Frits Dominggus menyatakan, sejak Rabu (29/1/2014), FSO Cinta Natomas sudah dapat menerima pengiriman minyak mentah dari CPA Mudi. Kepastian itu didapat setelah Tim JON PPEJ berhasil menyambung kembali FSO Cinta Natomas dengan SBM (Single Buoy Mooring).

"Pada hari Kamis, produksi JOB PPEJ sudah dapat berjalan normal," kata Eddy dalam keterangannya, Jumat (31/1/2014).

Ia juga menjelaskan, tuntasnya penyambungan selang minyak itu juga membuat Lapangan Sukowati, Tiung, Cepu dan Banyu Urip sudah dapat melakukan pengiriman minyak mentah ke CPA Mudi dan dilanjutkan ke FSO Cinta Natomas.

“Meski begitu, tentu saja dalam beberapa hari ini team kami tetap akan memantau. Semoga cuaca terus membaik,” katanya.

Selain itu, juga dipastikan bahwa ceceran minyak mentah yang tumpah beberapa waktu lalu juga sudah bersih dari perairan Tuban.

“FSO Cinta Natomas selama ini menjadi penampung sementara total 50.000 BOPD produksi minyak dari beberapa lapangan yaitu JOB P-PEJ (Sukowati dan Mudi), PEPC (Banyu Urip), Pertamina EP Asset-4 (Tiung Biru dan Cepu),” tukas Eddy.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi Force Majeure (keadaan kahar) akibat cuaca buruk di perairan Tuban. Ketinggian gelombang mencapai lebih dari 4-5 meter dengan kecepatan angin 25 knot, mengakibatkan putusnya mooring hawser (tali pengikat) FSO Cinta Natomas.

Kejadian itu mengakibatkan putusnya sambungan selang minyak ke FSO Cinta Natomas. Meski begitu, JOB PPEJ mampu mencegah terjadinya shut down total. JOB PPEJ hanya menurunkan kapasitas produksi dari beberapa lapangan sesuai daya tampung tersisa di CPA Mudi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
25 menit yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
30 menit yang lalu
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
1 jam yang lalu
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
1 jam yang lalu
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
1 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved