Industri di Sulbar didominasi mikro dan kecil

Selasa, 04 Februari 2014 - 14:22 WIB
Industri di Sulbar didominasi...
Industri di Sulbar didominasi mikro dan kecil
A A A
Sindonews.com - Usaha industri manufaktur di Sulawesi Barat (Sulbar) sebagian besar merupakan mikro dan kecil. Untuk mengetahui perkembangan industri ini, salah satunya adalah dengan melihat perkembangan pertumbuhan produksi industri tersebut secara berkala.

Kepala BPS Sulbar, Setianto menguraikan, pada Oktober-Desember atau triwulan IV/2013, pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil ini tumbuh positif sebesar 6,45 persen dibanding triwulan III/2013.

Kelompok industri yang mengalami pertumbuhan positif terbesar adalah percetakan dan reproduksi media rekaman sebesar 18,90 persen, industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar 14,92 persen dan furnitur sebesar 11,19 persen.

"Ada tiga kelompok industri yang tumbuh negatif terbesar terjadi pada minuman sebesar -8,40 persen, pakaian jadi sebesar -7,91 persen dan kayu, barang dari kayu dan gabus tidak rermasuk furnitur dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya sebesar -3,54 persen," terangnya Selasa (4/2/2014).

Pertumbuhan produksi industri mikro dan kecil pada triwulan IV/2013 secara umum mengalami pertumbuhan positif sebesar 9,96 persen dari triwulan IV tahun sebelumnya sebesar -1,07 persen.

Pertumbuhan positif terbesar adalah percetakan dan reproduksi media rekaman sebesar 42,93 persen. Kemudian barang logam bukan mesin dan peralatannya sebesar 29,98 persen dan minuman sebesar 24,34 persen.

Sedangkan kelompok industri yang mengalami pertumbuhan negatif hanya terjadi pada Kayu, barang dari Kayu dan babus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan Sejenisnya sebesar -10,30 persen. Selama 2013 pertumbuhannya sebesar 1,29 persen.

"Sementara sektor industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan IV 2013 juga tumbuh positif sebesar 1,90 persen. Pada triwulan III ini kelompok industri makanan menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 3,30 persen," katanya.

Selama 2013 pertumbuhan industri ini mengalami pertumbuhan sebesar 10,00 persen. Pada tahun tersebut, semua kelompok menujukkan pertumbuhan positif. Pada kelompok makanan tumbuh positif sebesar 10,12 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi...
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi Utara, Mas Menteri Bawa 3G
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
1.550 Bumdes di Sulawesi...
1.550 Bumdes di Sulawesi Tengah Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
Olly Optimistis Ekonomi...
Olly Optimistis Ekonomi Sulawesi Utara Tumbuh 6% di 2021
BPS: Jawa dan Sulawesi...
BPS: Jawa dan Sulawesi Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional
BPS Umumkan Perkembangan...
BPS Umumkan Perkembangan Ekspor-Impor Sulawesi Utara Januari 2021
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
35 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
59 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved